Pendidikan Pengolahan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Cair bagi Siswa SDN 04 Kota Bengkulu

Limbah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, kulit buah, dan air cucian beras masih sering dibuang tanpa dimanfaatkan sehingga berpotensi mencemari lingkungan, padahal dapat diolah menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan pengabdian oleh mahasiswa KKN Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Bengkulu di Kelurahan Pondok Besi ini bertujuan memberikan edukasi pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk cair bagi siswa SDN 04 Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari melalui tiga tahap yang masing-masing berdurasi satu jam, yaitu penyuluhan dan sosialisasi, demonstrasi pembuatan pupuk cair, serta praktik langsung berkelompok yang dilanjutkan evaluasi, dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung (learning by doing). Bahan yang digunakan berupa sisa sayuran, kulit buah, dan air cucian beras yang difermentasi dengan larutan gula dan EM4. Berdasarkan pengamatan dan sesi evaluasi, siswa antusias, aktif bertanya, terlibat langsung dalam praktik, dan tampak memahami jenis limbah rumah tangga serta manfaat pupuk cair. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dan dapat dilanjutkan dengan evaluasi yang terukur serta pemantauan hasil fermentasi di sekolah.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published
2026-10-30
DOI
https://doi.org/10.63822/g361zn76
Primary Topic
Waste Management and Recycling
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pendidikan Pengolahan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Cair bagi Siswa SDN 04 Kota Bengkulu

Jeni Anggraini, Adrian Pranata, Anton Feriady
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Waste Management and Recycling
article

Pendidikan Pengolahan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Cair bagi Siswa SDN 04 Kota Bengkulu

Jeni Anggraini, Adrian Pranata, Anton Feriady
article en

Abstract

Limbah organik rumah tangga seperti sisa sayuran, kulit buah, dan air cucian beras masih sering dibuang tanpa dimanfaatkan sehingga berpotensi mencemari lingkungan, padahal dapat diolah menjadi pupuk organik cair (POC). Kegiatan pengabdian oleh mahasiswa KKN Kelompok 23 Universitas Muhammadiyah Bengkulu di Kelurahan Pondok Besi ini bertujuan memberikan edukasi pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk cair bagi siswa SDN 04 Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan dalam satu hari melalui tiga tahap yang masing-masing berdurasi satu jam, yaitu penyuluhan dan sosialisasi, demonstrasi pembuatan pupuk cair, serta praktik langsung berkelompok yang dilanjutkan evaluasi, dengan metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung (learning by doing). Bahan yang digunakan berupa sisa sayuran, kulit buah, dan air cucian beras yang difermentasi dengan larutan gula dan EM4. Berdasarkan pengamatan dan sesi evaluasi, siswa antusias, aktif bertanya, terlibat langsung dalam praktik, dan tampak memahami jenis limbah rumah tangga serta manfaat pupuk cair. Kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini dan dapat dilanjutkan dengan evaluasi yang terukur serta pemantauan hasil fermentasi di sekolah.

Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Universitas Muhammadiyah Bengkulu (ID)
Responsible consumption and production, Quality education, Clean water and sanitation, Sustainable cities and communities
Openalex Percentile: Top 11%
Waste Management and Recycling
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon