Implementasi Konsep Penologi, Penitensier, dan Reklasering dalam Pembinaan Narapidana

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep penologi, penitensier, dan reklasering dalam pembinaan narapidana di Indonesia. Pembinaan narapidana merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pidana, tetapi juga pada perbaikan perilaku, pengembangan potensi, dan persiapan narapidana untuk kembali ke masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian bersumber dari bahan hukum sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penologi memberikan landasan pemikiran mengenai tujuan dan fungsi pemidanaan, sedangkan penitensier berkaitan dengan pelaksanaan pidana serta penyelenggaraan pembinaan berdasarkan ketentuan hukum. Sementara itu, reklasering berperan dalam mempersiapkan narapidana menghadapi proses reintegrasi sosial melalui pendampingan dan pengawasan setelah menjalani masa pidana atau ketika memperoleh hak integrasi sesuai ketentuan. Ketiga konsep tersebut memiliki keterkaitan dalam mewujudkan pembinaan yang terarah, manusiawi, dan berorientasi pada perubahan perilaku. Oleh karena itu, penerapannya perlu didukung oleh petugas pemasyarakatan yang kompeten, program pembinaan yang sesuai kebutuhan, serta kerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmiah Nusantara.
Published
2026-10-26
Primary Topic
Criminal Justice and Penology
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Implementasi Konsep Penologi, Penitensier, dan Reklasering dalam Pembinaan Narapidana

Edo Saputra, Kevin Oksandy Ramadhani, Muhammad Satrio, Ricky Asnawi et al.
Jurnal Ilmiah Nusantara.
Criminal Justice and Penology
article

Implementasi Konsep Penologi, Penitensier, dan Reklasering dalam Pembinaan Narapidana

Edo Saputra, Kevin Oksandy Ramadhani, Muhammad Satrio, Ricky Asnawi, Yolan Rahmat Pranata
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep penologi, penitensier, dan reklasering dalam pembinaan narapidana di Indonesia. Pembinaan narapidana merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan pidana, tetapi juga pada perbaikan perilaku, pengembangan potensi, dan persiapan narapidana untuk kembali ke masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data penelitian bersumber dari bahan hukum sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penologi memberikan landasan pemikiran mengenai tujuan dan fungsi pemidanaan, sedangkan penitensier berkaitan dengan pelaksanaan pidana serta penyelenggaraan pembinaan berdasarkan ketentuan hukum. Sementara itu, reklasering berperan dalam mempersiapkan narapidana menghadapi proses reintegrasi sosial melalui pendampingan dan pengawasan setelah menjalani masa pidana atau ketika memperoleh hak integrasi sesuai ketentuan. Ketiga konsep tersebut memiliki keterkaitan dalam mewujudkan pembinaan yang terarah, manusiawi, dan berorientasi pada perubahan perilaku. Oleh karena itu, penerapannya perlu didukung oleh petugas pemasyarakatan yang kompeten, program pembinaan yang sesuai kebutuhan, serta kerja sama dengan masyarakat dan instansi terkait.

Jurnal Ilmiah Nusantara.
Lampung University (ID), Universitas Bandar Lampung (ID)
Openalex Percentile: Top 2%
Criminal Justice and Penology
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon
Implementasi Konsep Penologi, Penitensier, dan Reklasering dalam Pembinaan Narapidana — Edo Saputra, Kevin Oksandy Ramadhani, et al. · Jurnal Ilmiah Nusantara. (2026) | TGRS Research Map | TGRS