EVALUASI EFEKTIVITAS 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI SMAK NEGERI SAMOSIR MELALUI MODEL CIPP

Ensuring the quality of education requires systematic evaluation of the extent to which schools meet the National Education Standards, particularly in religious-based and rural educational contexts where institutional resources and external support may vary. This study aims to evaluate the implementation of the eight National Education Standards at SMAK Negeri Samosir using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation involving school leaders, teachers, and students. The findings indicate that the school has implemented several key components of the National Education Standards, particularly in curriculum development, teacher quality, and character education. Nevertheless, gaps remain in infrastructure provision, financial management, and community involvement. The evaluation further reveals that school performance is shaped by the interaction between internal resources and external support, particularly local culture, parental involvement, and church collaboration. These findings suggest that improving educational quality requires not only compliance with national standards but also context-sensitive resource optimization and sustainable program planning. The study provides practical implications for school managers and education stakeholders in strengthening quality assurance and developing improvement strategies for religious-based and rural schools. ABSTRAK Penjaminan mutu pendidikan memerlukan evaluasi yang sistematis untuk mengetahui sejauh mana sekolah memenuhi Standar Nasional Pendidikan, terutama pada konteks pendidikan berbasis keagamaan dan sekolah di wilayah perdesaan yang menghadapi keterbatasan sumber daya serta dukungan eksternal yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan di SMAK Negeri Samosir menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mengimplementasikan sejumlah komponen utama Standar Nasional Pendidikan, terutama dalam pengembangan kurikulum, kualitas guru, dan pendidikan karakter. Namun, masih ditemukan kendala pada penyediaan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, serta keterlibatan masyarakat. Evaluasi juga menunjukkan bahwa kinerja sekolah tidak hanya dipengaruhi oleh sumber daya internal, tetapi juga oleh dukungan eksternal, khususnya budaya lokal, keterlibatan orang tua, dan kolaborasi dengan gereja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya melalui pemenuhan standar nasional, tetapi juga memerlukan optimalisasi sumber daya yang sesuai dengan konteks sekolah dan perencanaan program yang berkelanjutan. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memperkuat penjaminan mutu serta merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan pada sekolah berbasis keagamaan dan wilayah perdesaan.

Authors

Publication Details

Journal
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Published
2026-10-27
DOI
https://doi.org/10.51878/educator.v6i4.16336
Primary Topic
Educational Management and Quality
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

EVALUASI EFEKTIVITAS 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI SMAK NEGERI SAMOSIR MELALUI MODEL CIPP

Johannes Sohirimon Lumbanbatu, Dewiyana Lase
EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Educational Management and Quality
article

EVALUASI EFEKTIVITAS 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN DI SMAK NEGERI SAMOSIR MELALUI MODEL CIPP

Johannes Sohirimon Lumbanbatu, Dewiyana Lase
article en

Abstract

Ensuring the quality of education requires systematic evaluation of the extent to which schools meet the National Education Standards, particularly in religious-based and rural educational contexts where institutional resources and external support may vary. This study aims to evaluate the implementation of the eight National Education Standards at SMAK Negeri Samosir using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation involving school leaders, teachers, and students. The findings indicate that the school has implemented several key components of the National Education Standards, particularly in curriculum development, teacher quality, and character education. Nevertheless, gaps remain in infrastructure provision, financial management, and community involvement. The evaluation further reveals that school performance is shaped by the interaction between internal resources and external support, particularly local culture, parental involvement, and church collaboration. These findings suggest that improving educational quality requires not only compliance with national standards but also context-sensitive resource optimization and sustainable program planning. The study provides practical implications for school managers and education stakeholders in strengthening quality assurance and developing improvement strategies for religious-based and rural schools. ABSTRAK Penjaminan mutu pendidikan memerlukan evaluasi yang sistematis untuk mengetahui sejauh mana sekolah memenuhi Standar Nasional Pendidikan, terutama pada konteks pendidikan berbasis keagamaan dan sekolah di wilayah perdesaan yang menghadapi keterbatasan sumber daya serta dukungan eksternal yang beragam. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan di SMAK Negeri Samosir menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mengimplementasikan sejumlah komponen utama Standar Nasional Pendidikan, terutama dalam pengembangan kurikulum, kualitas guru, dan pendidikan karakter. Namun, masih ditemukan kendala pada penyediaan sarana dan prasarana, pengelolaan keuangan, serta keterlibatan masyarakat. Evaluasi juga menunjukkan bahwa kinerja sekolah tidak hanya dipengaruhi oleh sumber daya internal, tetapi juga oleh dukungan eksternal, khususnya budaya lokal, keterlibatan orang tua, dan kolaborasi dengan gereja. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya melalui pemenuhan standar nasional, tetapi juga memerlukan optimalisasi sumber daya yang sesuai dengan konteks sekolah dan perencanaan program yang berkelanjutan. Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi pengelola sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memperkuat penjaminan mutu serta merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan pada sekolah berbasis keagamaan dan wilayah perdesaan.

EDUCATOR Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan KependidikanVol. 6(4)
Quality education
Openalex Percentile: Top 6%
Educational Management and Quality
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon