Pengaruh AI Readiness, AI Job Crafting, dan Perceived Career Uncertainty Terhadap Career Adaptability pada Mahasiswa Yang Bekerja
Kemajuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mengubah kemampuan yang dicari di tempat kerja, sehingga adaptabilitas karier menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang kuliah sambil bekerja. Penelitian ini menguji pengaruh kesiapan AI (AI readiness), pembentukan pekerjaan berbasis AI (AI job crafting), dan ketidakpastian karier yang dirasakan (perceived career uncertainty) terhadap adaptabilitas karier (career adaptability) pada mahasiswa yang bekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring 24 butir dari 109 mahasiswa yang dipilih dengan purposive sampling, lalu dianalisis dengan regresi linear berganda atas skor rata-rata tiap variabel. PLS-SEM yang semula direncanakan tidak dipakai karena model pengukurannya tidak memenuhi kriteria (AVE < 0,50). Hasilnya, AI readiness (β = 0,428; p < 0,001) dan AI job crafting (β = 0,248; p = 0,002) berpengaruh positif dan signifikan. Perceived career uncertainty berpengaruh signifikan tetapi positif (β = 0,216; p = 0,005), sehingga H3 yang menduga arah negatif tidak didukung. Ketiga variabel bersama-sama menjelaskan 51,8% varians career adaptability (R² = 0,518; F = 37,64; p < 0,001). Meski demikian, reliabilitas instrumen rendah (Cronbach's alpha −2,08 sampai 0,47) dan data memuat banyak pola jawaban yang berulang, sehingga temuan perlu dibaca dengan hati-hati.
Authors
- Muhammad Fahry
- Muhammad Yuliansyah Putera
Institutions
- Universitas Pamulang (ID)
Publication Details
- Journal
- Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia
- Published
- 2026-10-26
- DOI
- https://doi.org/10.63822/7fka0343
- Primary Topic
- Higher Education and Employability
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00