Peran Embodied Cognition dalam Konstruksi Pola Barisan Aritmetika Berbasis Kearifan Lokal Gunungan Sedekah Bumi

Abstract: This study examines the role of embodied cognition in constructing the concept of arithmetic sequences, integrating Merleau-Ponty’s phenomenology with Lakoff and Núñez’s embodied cognition theory. Using autoethnography and phenomenology, it finds that mathematical experience, initially formed through bodily engagement, undergoes disembodiment in formal education and re-emerges through local cultural practices. Interpretive reconstruction of the Gunungan Sedekah Bumi tradition yields an arithmetic sequence with a common difference of two. Four findings emerged: embodied mathematical experience, the separation of body from formal mathematics, the gunungan as a living mathematical text, and the thinking hand as a pedagogical implication. These findings underscore the need to reconnect mathematical abstraction with bodily experience and cultural context. Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran embodied cognition dalam konstruksi konsep barisan aritmetika melalui integrasi fenomenologi Merleau-Ponty dan teori embodied cognition Lakoff dan Núñez. Melalui pendekatan kualitatif autoetnografi dan fenomenologi diperoleh pengalaman matematika yang semula terbentuk melalui keterlibatan tubuh mengalami disembodiment dalam pendidikan formal, lalu muncul kembali melalui perjumpaan dengan praktik budaya lokal. Rekonstruksi interpretatif terhadap tradisi Gunungan Sedekah Bumi menghasilkan representasi pola barisan aritmetika dengan beda dua. Empat temuan utama yaitu: pengalaman matematika yang embodied, keterpisahan tubuh dari matematika formal, gunungan sebagai teks matematika yang hidup, dan tangan yang berpikir sebagai implikasi pedagogis, menegaskan pentingnya menghubungkan kembali abstraksi matematika dengan pengalaman tubuh dan konteks budaya dalam pembelajaran matematika.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Al-Khwarizmi Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Published
2026-10-26
DOI
https://doi.org/10.24256/jpmipa.v14i2.11186
Primary Topic
Mathematics Education and Pedagogy
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Peran Embodied Cognition dalam Konstruksi Pola Barisan Aritmetika Berbasis Kearifan Lokal Gunungan Sedekah Bumi

Wulan Dwiyanti Rahayu, Tatag Yuli Eko Siswono
Al-Khwarizmi Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Mathematics Education and Pedagogy
article

Peran Embodied Cognition dalam Konstruksi Pola Barisan Aritmetika Berbasis Kearifan Lokal Gunungan Sedekah Bumi

Wulan Dwiyanti Rahayu, Tatag Yuli Eko Siswono
article en

Abstract

Abstract: This study examines the role of embodied cognition in constructing the concept of arithmetic sequences, integrating Merleau-Ponty’s phenomenology with Lakoff and Núñez’s embodied cognition theory. Using autoethnography and phenomenology, it finds that mathematical experience, initially formed through bodily engagement, undergoes disembodiment in formal education and re-emerges through local cultural practices. Interpretive reconstruction of the Gunungan Sedekah Bumi tradition yields an arithmetic sequence with a common difference of two. Four findings emerged: embodied mathematical experience, the separation of body from formal mathematics, the gunungan as a living mathematical text, and the thinking hand as a pedagogical implication. These findings underscore the need to reconnect mathematical abstraction with bodily experience and cultural context. Abstrak: Penelitian ini mengkaji peran embodied cognition dalam konstruksi konsep barisan aritmetika melalui integrasi fenomenologi Merleau-Ponty dan teori embodied cognition Lakoff dan Núñez. Melalui pendekatan kualitatif autoetnografi dan fenomenologi diperoleh pengalaman matematika yang semula terbentuk melalui keterlibatan tubuh mengalami disembodiment dalam pendidikan formal, lalu muncul kembali melalui perjumpaan dengan praktik budaya lokal. Rekonstruksi interpretatif terhadap tradisi Gunungan Sedekah Bumi menghasilkan representasi pola barisan aritmetika dengan beda dua. Empat temuan utama yaitu: pengalaman matematika yang embodied, keterpisahan tubuh dari matematika formal, gunungan sebagai teks matematika yang hidup, dan tangan yang berpikir sebagai implikasi pedagogis, menegaskan pentingnya menghubungkan kembali abstraksi matematika dengan pengalaman tubuh dan konteks budaya dalam pembelajaran matematika.

Al-Khwarizmi Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan AlamVol. 14(2)
Universitas Negeri Surabaya (ID)
Quality education
Openalex Percentile: Top 7%
Mathematics Education and Pedagogy
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon
Peran Embodied Cognition dalam Konstruksi Pola Barisan Aritmetika Berbasis Kearifan Lokal Gunungan Sedekah Bumi — Wulan Dwiyanti Rahayu, Tatag Yuli Eko Siswono · Al-Khwarizmi Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (2026) | TGRS Research Map | TGRS