Prediksi Pengiriman Bermasalah PT Lion Express Palembang: Perbandingan Tiga Model Klasifikasi

Pengiriman bermasalah (delivery exception) menambah biaya penanganan dan menurunkan kepuasan pelanggan, tetapi proporsinya yang kecil menyulitkan identifikasi manual. Penelitian ini membandingkan Logistic Regression, Decision Tree, dan Random Forest untuk memprediksi pengiriman yang belum berstatus bukti pengiriman (non-POD) pada PT Lion Express Cabang Palembang berdasarkan area tujuan, berat tertagih, siklus, dan hari pengiriman, serta mengevaluasi penanganan ketidakseimbangan kelas. Data terdiri atas 32.475 transaksi Agustus 2026 dengan proporsi kelas bermasalah 8,52%. Data dibagi per nomor resi untuk mencegah kebocoran, hyperparameter dioptimasi dengan validasi silang 5-lipatan berkriteria PR-AUC, dan ketidakseimbangan kelas ditangani dengan SMOTENC. Pada data uji, Random Forest memperoleh ROC-AUC 0,745 (CI 95%: 0,719–0,770) dan PR-AUC 0,370 (4,3 kali nilai acak 0,085); selisihnya dengan Decision Tree tidak signifikan. SMOTENC tidak meningkatkan ROC-AUC maupun PR-AUC, tetapi menggeser titik operasi, sedangkan tuning menaikkan PR-AUC sekitar 0,03. Area tujuan merupakan fitur terpenting, diikuti hari, siklus, dan berat tertagih. Pada validasi temporal, ROC-AUC turun menjadi 0,666 dan PR-AUC 0,143, sehingga model lebih sesuai untuk prioritisasi pengawasan daripada keputusan otomatis.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jejak digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published
2026-10-25
DOI
https://doi.org/10.63822/q3ntna05
Primary Topic
Data Mining and Machine Learning Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Prediksi Pengiriman Bermasalah PT Lion Express Palembang: Perbandingan Tiga Model Klasifikasi

Muktiono Muktiono, Rusmala Santi
Jejak digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Data Mining and Machine Learning Applications
article

Prediksi Pengiriman Bermasalah PT Lion Express Palembang: Perbandingan Tiga Model Klasifikasi

Muktiono Muktiono, Rusmala Santi
article en

Abstract

Pengiriman bermasalah (delivery exception) menambah biaya penanganan dan menurunkan kepuasan pelanggan, tetapi proporsinya yang kecil menyulitkan identifikasi manual. Penelitian ini membandingkan Logistic Regression, Decision Tree, dan Random Forest untuk memprediksi pengiriman yang belum berstatus bukti pengiriman (non-POD) pada PT Lion Express Cabang Palembang berdasarkan area tujuan, berat tertagih, siklus, dan hari pengiriman, serta mengevaluasi penanganan ketidakseimbangan kelas. Data terdiri atas 32.475 transaksi Agustus 2026 dengan proporsi kelas bermasalah 8,52%. Data dibagi per nomor resi untuk mencegah kebocoran, hyperparameter dioptimasi dengan validasi silang 5-lipatan berkriteria PR-AUC, dan ketidakseimbangan kelas ditangani dengan SMOTENC. Pada data uji, Random Forest memperoleh ROC-AUC 0,745 (CI 95%: 0,719–0,770) dan PR-AUC 0,370 (4,3 kali nilai acak 0,085); selisihnya dengan Decision Tree tidak signifikan. SMOTENC tidak meningkatkan ROC-AUC maupun PR-AUC, tetapi menggeser titik operasi, sedangkan tuning menaikkan PR-AUC sekitar 0,03. Area tujuan merupakan fitur terpenting, diikuti hari, siklus, dan berat tertagih. Pada validasi temporal, ROC-AUC turun menjadi 0,666 dan PR-AUC 0,143, sehingga model lebih sesuai untuk prioritisasi pengawasan daripada keputusan otomatis.

Jejak digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
Data Mining and Machine Learning Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon