Analisis Unsur Keagamaan dan Budaya dalam Tradisi Tepung Tawar pada Perkawinan Masyarakat Melayu di Desa Mekar Sari Kabupaten Kubu Raya
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur-unsur keagamaan, unsur-unsur budaya, serta keterkaitan keduanya dalam tradisi tepung tawar pada prosesi perkawinan masyarakat Melayu di Desa Mekar Sari, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling, sedangkan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan tercermin dalam pelaksanaan doa, selawat, ungkapan syukur, dan penyampaian nasihat yang menegaskan bahwa segala keberkahan dan keselamatan berasal dari Allah Swt. Adapun unsur budaya diwujudkan melalui berbagai simbol tradisional yang mengandung makna kesucian, keteguhan, kesejahteraan, dan harapan bagi kehidupan rumah tangga. Hubungan antara unsur keagamaan dan budaya bersifat saling melengkapi, di mana ajaran Islam menjadi dasar dalam memaknai simbol-simbol budaya yang tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas masyarakat Melayu. Dengan demikian, tradisi tepung tawar tidak hanya berperan dalam melestarikan budaya lokal, tetapi juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai Islam, penguatan identitas budaya, serta pemeliharaan solidaritas sosial masyarakat
Authors
- Nabilatun Nafilah
- Mutia Sya'adah
- Wardah Asy'ari
- Dewi Purnama Sari
- Puja Camelia
Institutions
- Institut Agama Islam Negeri Pontianak (ID)
Publication Details
- Journal
- Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
- Published
- 2026-10-21
- DOI
- https://doi.org/10.63822/zcw8ck45
- Primary Topic
- Cultural and Religious Practices in Indonesia
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00