Tinjauan Hukum Peran Bawaslu Provinsi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Sebagai Tim Pemeriksa Daerah Dalam Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu

bstrak: Penelitian ini bertema konstruksi normatif kedudukan, batas kewenangan, dan independensi Tim Pemeriksa Daerah (TPD) dalam pengawasan etik penyelenggara pemilu di Indonesia serta implikasinya terhadap prinsip Hukum Administrasi Negara. Metode penelitian yang digunakan bersifat normatif yuridis melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan dokumentasi hukum, dengan pendekatan statute, konsep, dan interpretatif untuk menganalisis norma hukum yang mengatur Bawaslu, DKPP, dan TPD. Fokus penelitian mencakup permasalahan konflik kepentingan dalam komposisi keanggotaan TPD, penerapan asas ketidakberpihakan, akuntabilitas, serta profesionalitas dalam mekanisme pemeriksaan etik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan TPD memiliki dasar hukum melalui “Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017” dan “Peraturan DKPP Nomor 5 Tahun 2017” sehingga memenuhi asas legalitas administratif, tetapi komposisi kelembagaan yang melibatkan unsur Bawaslu dan KPU berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta bias institusional karena pemeriksa berasal dari lembaga yang diawasi. Penelitian juga menemukan bahwa akuntabilitas administratif pemeriksaan etik belum optimal karena kurangnya mekanisme pelaporan yang terbuka dan kejelasan pertanggungjawaban, serta profesionalitas pemeriksa masih beragam karena standar kompetensi yang belum seragam. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas dan kredibilitas TPD masih menghadapi hambatan signifikan serta menegaskan kebutuhan penguatan regulasi, pemisahan fungsi pemeriksa etik dari lembaga penyelenggara, serta peningkatan kapasitas teknis untuk menjamin integritas pengawasan pemilu sesuai prinsip Hukum Administrasi Negara.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
UNES Law Review
Published
2026-10-20
DOI
https://doi.org/10.31933/mrm1ry56
Primary Topic
Indonesian Election Politics and Participation
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Tinjauan Hukum Peran Bawaslu Provinsi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Sebagai Tim Pemeriksa Daerah Dalam Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu

Demson Tiopan, Jitro Natanael Perbina Barus
UNES Law Review
Indonesian Election Politics and Participation
article

Tinjauan Hukum Peran Bawaslu Provinsi dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Sebagai Tim Pemeriksa Daerah Dalam Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu

Demson Tiopan, Jitro Natanael Perbina Barus
article en

Abstract

bstrak: Penelitian ini bertema konstruksi normatif kedudukan, batas kewenangan, dan independensi Tim Pemeriksa Daerah (TPD) dalam pengawasan etik penyelenggara pemilu di Indonesia serta implikasinya terhadap prinsip Hukum Administrasi Negara. Metode penelitian yang digunakan bersifat normatif yuridis melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, literatur akademik, dan dokumentasi hukum, dengan pendekatan statute, konsep, dan interpretatif untuk menganalisis norma hukum yang mengatur Bawaslu, DKPP, dan TPD. Fokus penelitian mencakup permasalahan konflik kepentingan dalam komposisi keanggotaan TPD, penerapan asas ketidakberpihakan, akuntabilitas, serta profesionalitas dalam mekanisme pemeriksaan etik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan TPD memiliki dasar hukum melalui “Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017” dan “Peraturan DKPP Nomor 5 Tahun 2017” sehingga memenuhi asas legalitas administratif, tetapi komposisi kelembagaan yang melibatkan unsur Bawaslu dan KPU berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serta bias institusional karena pemeriksa berasal dari lembaga yang diawasi. Penelitian juga menemukan bahwa akuntabilitas administratif pemeriksaan etik belum optimal karena kurangnya mekanisme pelaporan yang terbuka dan kejelasan pertanggungjawaban, serta profesionalitas pemeriksa masih beragam karena standar kompetensi yang belum seragam. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas dan kredibilitas TPD masih menghadapi hambatan signifikan serta menegaskan kebutuhan penguatan regulasi, pemisahan fungsi pemeriksa etik dari lembaga penyelenggara, serta peningkatan kapasitas teknis untuk menjamin integritas pengawasan pemilu sesuai prinsip Hukum Administrasi Negara.

UNES Law Review
Maranatha Christian University (ID)
Peace, justice, and strong institutions
Openalex Percentile: Top 4%
Indonesian Election Politics and Participation
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.