MANAJEMEN DIKLAT KOMUNIKASI DAKWAH BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAKWAH DIGITAL

Perkembangan media sosial telah mengubah lanskap dakwah dari pola konvensional yang bersifat tatap muka menuju pola digital yang bersifat masif, interaktif, dan lintas batas geografis. Perubahan ini menuntut lembaga dakwah untuk mengelola pendidikan dan pelatihan (diklat) komunikasi dakwah secara lebih adaptif agar para da'i memiliki kompetensi digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen diklat komunikasi dakwah berbasis media sosial, meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menghadapi era dakwah digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kelembagaan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen diklat komunikasi dakwah berbasis media sosial memerlukan perencanaan kurikulum yang mengintegrasikan literasi digital, penguasaan platform media sosial, dan etika komunikasi daring; pengorganisasian yang melibatkan kolaborasi antara pelatih dakwah dan praktisi media sosial; pelaksanaan yang menggabungkan metode luring dan daring (blended learning); serta evaluasi berkelanjutan berbasis indikator keterlibatan (engagement) audiens digital. Tantangan utama yang ditemukan meliputi kesenjangan kompetensi digital di kalangan da'i senior, keterbatasan anggaran dan infrastruktur teknologi, serta derasnya arus informasi yang berpotensi menimbulkan disinformasi keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya standardisasi kurikulum diklat dakwah digital serta penguatan kemitraan dengan platform media sosial dan lembaga pendidikan tinggi keislaman

Authors

Publication Details

Journal
Dakwatul Haq: Journal of Da'wah and Islamic Communication
Published
2026-10-16
Primary Topic
Media, Religion, Digital Communication
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

MANAJEMEN DIKLAT KOMUNIKASI DAKWAH BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAKWAH DIGITAL

Matlani
Dakwatul Haq: Journal of Da'wah and Islamic Communication
Media, Religion, Digital Communication
article

MANAJEMEN DIKLAT KOMUNIKASI DAKWAH BERBASIS MEDIA SOSIAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAKWAH DIGITAL

Matlani
article en

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah lanskap dakwah dari pola konvensional yang bersifat tatap muka menuju pola digital yang bersifat masif, interaktif, dan lintas batas geografis. Perubahan ini menuntut lembaga dakwah untuk mengelola pendidikan dan pelatihan (diklat) komunikasi dakwah secara lebih adaptif agar para da'i memiliki kompetensi digital yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen diklat komunikasi dakwah berbasis media sosial, meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam menghadapi era dakwah digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kelembagaan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen diklat komunikasi dakwah berbasis media sosial memerlukan perencanaan kurikulum yang mengintegrasikan literasi digital, penguasaan platform media sosial, dan etika komunikasi daring; pengorganisasian yang melibatkan kolaborasi antara pelatih dakwah dan praktisi media sosial; pelaksanaan yang menggabungkan metode luring dan daring (blended learning); serta evaluasi berkelanjutan berbasis indikator keterlibatan (engagement) audiens digital. Tantangan utama yang ditemukan meliputi kesenjangan kompetensi digital di kalangan da'i senior, keterbatasan anggaran dan infrastruktur teknologi, serta derasnya arus informasi yang berpotensi menimbulkan disinformasi keagamaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya standardisasi kurikulum diklat dakwah digital serta penguatan kemitraan dengan platform media sosial dan lembaga pendidikan tinggi keislaman

Dakwatul Haq: Journal of Da'wah and Islamic Communication
Openalex Percentile: Top 2%
Media, Religion, Digital Communication
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.