Digitalisasi Pembayaran UMKM Desa Salohe: Pendampingan Pembuatan QRIS dalam Perspektif Maqashid Syariah untuk Peningkatan Inklusi Keuangan

Kesenjangan adopsi pembayaran digital masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah perdesaan. Survei awal terhadap tujuh pelaku UMKM di Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, menunjukkan bahwa enam pelaku belum pernah menggunakan pembayaran digital, sedangkan satu pelaku telah mengetahui QRIS tetapi belum mendaftarkan usahanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM dalam pembuatan dan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta menelaah relevansinya dengan prinsip maqashid syariah. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Agustus–23 September 2026 melalui empat tahapan, yaitu survei kebutuhan, sosialisasi program, pendampingan pendaftaran melalui DANA Bisnis, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan. Dari tujuh UMKM yang disurvei, tiga berhasil menyelesaikan pendaftaran dan verifikasi QRIS. Empat lainnya belum mengaktifkan QRIS karena kendala dokumen identitas atau pilihan untuk tetap menggunakan transfer bank manual dan uang tunai. Tiga pelaku yang memiliki akun aktif mengikuti simulasi penerimaan pembayaran, pemeriksaan notifikasi, dan pengecekan riwayat transaksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknis dapat membantu sebagian pelaku usaha mengakses pembayaran digital, meskipun adopsi belum merata. Dalam perspektif maqashid syariah, riwayat transaksi digital berpotensi mendukung perlindungan harta (hifz al-mal), sedangkan perluasan kesempatan mengakses layanan pembayaran mencerminkan orientasi keadilan (al-‘adl). Namun, kegiatan ini tidak mengukur perubahan pendapatan atau inklusi keuangan pada tingkat populasi.

Authors

Publication Details

Journal
Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian
Published
2026-10-16
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Digitalisasi Pembayaran UMKM Desa Salohe: Pendampingan Pembuatan QRIS dalam Perspektif Maqashid Syariah untuk Peningkatan Inklusi Keuangan

Muhammad Fahrul, Aulia haerunnisa, Najmi Raehani, Andi Jahnur Itsnaieni Kaffah et al.
Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian
SMEs Development and Digital Marketing
article

Digitalisasi Pembayaran UMKM Desa Salohe: Pendampingan Pembuatan QRIS dalam Perspektif Maqashid Syariah untuk Peningkatan Inklusi Keuangan

Muhammad Fahrul, Aulia haerunnisa, Najmi Raehani, Andi Jahnur Itsnaieni Kaffah, Munawarah, Hikma Ramadhani, Nursalam, Nur Indah Sari, Gita, Nasrullah
article en

Abstract

Kesenjangan adopsi pembayaran digital masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah perdesaan. Survei awal terhadap tujuh pelaku UMKM di Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, menunjukkan bahwa enam pelaku belum pernah menggunakan pembayaran digital, sedangkan satu pelaku telah mengetahui QRIS tetapi belum mendaftarkan usahanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi pelaku UMKM dalam pembuatan dan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) serta menelaah relevansinya dengan prinsip maqashid syariah. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Agustus–23 September 2026 melalui empat tahapan, yaitu survei kebutuhan, sosialisasi program, pendampingan pendaftaran melalui DANA Bisnis, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan. Dari tujuh UMKM yang disurvei, tiga berhasil menyelesaikan pendaftaran dan verifikasi QRIS. Empat lainnya belum mengaktifkan QRIS karena kendala dokumen identitas atau pilihan untuk tetap menggunakan transfer bank manual dan uang tunai. Tiga pelaku yang memiliki akun aktif mengikuti simulasi penerimaan pembayaran, pemeriksaan notifikasi, dan pengecekan riwayat transaksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan teknis dapat membantu sebagian pelaku usaha mengakses pembayaran digital, meskipun adopsi belum merata. Dalam perspektif maqashid syariah, riwayat transaksi digital berpotensi mendukung perlindungan harta (hifz al-mal), sedangkan perluasan kesempatan mengakses layanan pembayaran mencerminkan orientasi keadilan (al-‘adl). Namun, kegiatan ini tidak mengukur perubahan pendapatan atau inklusi keuangan pada tingkat populasi.

Sistem Informasi - Pengabdian Masyarakat, Penerapan Penelitian
Openalex Percentile: Top 4%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.