Menuju Pendekatan Baru untuk Kesehatan Otak: Terapi Sel Punca untuk Gangguan Neurologis pada Uji Klinis Lanjutan

Gangguan neurologis neurodegeneratif seperti Parkinson dan Huntington, serta cedera otak iskemik, masih kekurangan terapi yang dapat menghentikan atau membalikkan progresivitas penyakit. Terapi sel punca, khususnya yang berbasis sel punca pluripoten dan sel punca saraf, kini memasuki fase uji klinis lanjutan dan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Penelitian ini mengkaji perkembangan terkini terapi sel punca untuk gangguan neurologis berdasarkan uji klinis fase lanjutan yang sedang berlangsung. Tinjauan ini mengidentifikasi tiga pendekatan utama: transplantasi sel progenitor dopaminergik untuk penyakit Parkinson yang menunjukkan keamanan dan kelayakan pada uji klinis STEM-PD; transplantasi sel punca saraf embrionik untuk penyakit Huntington pada uji klinis REGEN4HD pertama pada manusia; dan terapi sel punca mesenkimal untuk berbagai indikasi neurologis yang memanfaatkan efek parakrin sebagai modulator neuroinflamasi. Temuan menunjukkan bahwa uji klinis STEM-PD pada 8 pasien Parkinson melaporkan tidak ada efek samping serius terkait sel yang ditransplantasikan selama satu tahun tindak lanjut, dengan 6 dari 7 pasien yang menyelesaikan studi dapat mengurangi dosis obat dopaminergik secara substansial. Uji klinis REGEN4HD untuk penyakit Huntington telah mendosis pasien pertama dengan sel punca saraf hNSC-01 dan melaporkan tidak ada kejadian advers serius pada tahap awal. Terapi sel punca mesenkimal juga menunjukkan potensi sebagai modulator neuroinflamasi melalui mekanisme parakrin yang menghindari risiko terkait sel hidup. Tantangan yang tersisa meliputi imunosupresi, standardisasi produk, dan skalabilitas menuju terapi yang dapat diakses secara luas.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MUARA KESEHATAN Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Published
2026-10-16
DOI
https://doi.org/10.64365/murakes.v2i4.596
Primary Topic
Pluripotent Stem Cells Research
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Menuju Pendekatan Baru untuk Kesehatan Otak: Terapi Sel Punca untuk Gangguan Neurologis pada Uji Klinis Lanjutan

Maya Sari Dewi Lestari, Ratna Wijayanti Mukti
MUARA KESEHATAN Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Pluripotent Stem Cells Research
article

Menuju Pendekatan Baru untuk Kesehatan Otak: Terapi Sel Punca untuk Gangguan Neurologis pada Uji Klinis Lanjutan

Maya Sari Dewi Lestari, Ratna Wijayanti Mukti
article en

Abstract

Gangguan neurologis neurodegeneratif seperti Parkinson dan Huntington, serta cedera otak iskemik, masih kekurangan terapi yang dapat menghentikan atau membalikkan progresivitas penyakit. Terapi sel punca, khususnya yang berbasis sel punca pluripoten dan sel punca saraf, kini memasuki fase uji klinis lanjutan dan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Penelitian ini mengkaji perkembangan terkini terapi sel punca untuk gangguan neurologis berdasarkan uji klinis fase lanjutan yang sedang berlangsung. Tinjauan ini mengidentifikasi tiga pendekatan utama: transplantasi sel progenitor dopaminergik untuk penyakit Parkinson yang menunjukkan keamanan dan kelayakan pada uji klinis STEM-PD; transplantasi sel punca saraf embrionik untuk penyakit Huntington pada uji klinis REGEN4HD pertama pada manusia; dan terapi sel punca mesenkimal untuk berbagai indikasi neurologis yang memanfaatkan efek parakrin sebagai modulator neuroinflamasi. Temuan menunjukkan bahwa uji klinis STEM-PD pada 8 pasien Parkinson melaporkan tidak ada efek samping serius terkait sel yang ditransplantasikan selama satu tahun tindak lanjut, dengan 6 dari 7 pasien yang menyelesaikan studi dapat mengurangi dosis obat dopaminergik secara substansial. Uji klinis REGEN4HD untuk penyakit Huntington telah mendosis pasien pertama dengan sel punca saraf hNSC-01 dan melaporkan tidak ada kejadian advers serius pada tahap awal. Terapi sel punca mesenkimal juga menunjukkan potensi sebagai modulator neuroinflamasi melalui mekanisme parakrin yang menghindari risiko terkait sel hidup. Tantangan yang tersisa meliputi imunosupresi, standardisasi produk, dan skalabilitas menuju terapi yang dapat diakses secara luas.

MUARA KESEHATAN Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Yarsi University (ID)
Openalex Percentile: Top 23%
Pluripotent Stem Cells Research
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.