Koagulasi Ramah Lingkungan dengan Kapur Sirih (Ca(OH)₂) untuk Penghilangan Mikroplastik pada Ikan Bilih (Mystacoleucus Padangensis) dari Danau Singkarak, Wilayah Tanah Datar, Sumatera Barat, Indonesia
Kapur sirih (Ca(OH)₂) dimanfaatkan sebagai koagulan anorganik yang ramah lingkungan untuk mengurangi kontaminasi mikroplastik pada ikan bilih (Mystacoleucus padangensis) di Danau Singkarak, Sumatera Barat. Penelitian ini membandingkan efektivitas kapur sirih dengan maupun tanpa penambahan garam dapur sebagai agen penyempurna proses koagulasi. Hasil percobaan membuktikan bahwa kapur sirih mampu secara signifikan menekan jumlah mikroplastik, dengan tingkat penghilangan tertinggi dicapai pada perlakuan dengan penambahan garam sebesar 70,73%. Analisis zeta potensial serta citra SEM menegaskan bahwa mekanisme utama melibatkan penetralan muatan dan pembentukan flok. Walaupun hasil yang diperoleh menunjukkan potensi yang baik, penelitian ini masih terbatas pada uji skala laboratorium dengan satu jenis organisme. Studi lanjutan diperlukan untuk memastikan konsistensi hasil pada kondisi alami dan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap mutu ikan. Secara aplikatif, penggunaan kapur sirih menawarkan opsi sederhana, murah, dan mudah diterapkan sebagai strategi awal pengendalian polutan mikroplastik di danau, sekaligus mendukung keberlanjutan pangan dan kelestarian ikan endemik.
Authors
- Deswati Deswati (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-2959-4861)
- Rahmiana Zein (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-4281-2993)
- Zaki Aiwa Putra
Institutions
- Andalas University (ID)
Publication Details
- Journal
- Jurnal Zarah
- Published
- 2026-10-16
- DOI
- https://doi.org/10.31629/zarah.v13i2.7641
- Primary Topic
- Microplastics and Plastic Pollution
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00