Pengaruh Degradasi Pelumas Bekas Menggunakan TiO2/Zeolit Terhadap Kandungan Mg dan Na Secara Fotolisis

Pelumas bekas merupakan salah satu limbah yang termasuk dalam limbah B3, pelumas bekas mengandung logam berat yang dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi makhluk hidup. Pelumas bekas mengandung logam yaitu Pb, Zn, Ca, Ba, Na dan Mg yang dapat merusak mesin kendaraan. Penerapan metode fotolisis bertujuan untuk mendegradasi logam Mg dan Na pada pelumas bekas menggunakan katalis TiO2/Zeolit. Analisis kandungan logam Mg dan Na pada pelumas bekas diukur dengan menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom (AAS), sedangkan analisis pelumas bekas sebelum dan sesudah degradasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), dan selanjutnya karakterisasi TiO2/Zeolit sebelum dan sesudah degradasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dn FTIR. Hasil degradasi menunjukkan, untuk logam Mg dan Na pada pelumas bekas, waktu optimum degradasi logam Mg dan Na adalah 15 menit, untuk jumlah optimum katalis degradasi logam Mg dan Na adalah 0,4 gram, dan volume optimum pelumas bekas untuk degradasi logam Mg dan Na adalah 10 mL dengan persentase degradasi 83,37% Mg dan 74,98% Na. Karakterisasi TiO2/Zeolit dengan menggunakan XRD menunjukkan tidak adanya perubahan struktur TiO2/Zeolit. Berdasarkan data tersebut, katalis TiO2 yang didukung oleh zeolit dapat digunakan untuk mendegradasi logam Mg dan Na pada pelumas bekas. Karakterisasi pelumas bekas menggunakan FTIR menunjukkan adanya pergeseran bilangan gelombang sebelum dan sesudah degradasi yang mengindikasikan adanya proses degradasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Zarah
Published
2026-10-16
DOI
https://doi.org/10.31629/zarah.v13i2.7640
Primary Topic
TiO2 Photocatalysis and Solar Cells
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Degradasi Pelumas Bekas Menggunakan TiO2/Zeolit Terhadap Kandungan Mg dan Na Secara Fotolisis

Safni Safni, Zilfa Zilfa, Desra Welly
Jurnal Zarah
TiO2 Photocatalysis and Solar Cells
article

Pengaruh Degradasi Pelumas Bekas Menggunakan TiO2/Zeolit Terhadap Kandungan Mg dan Na Secara Fotolisis

Safni Safni, Zilfa Zilfa, Desra Welly
article en

Abstract

Pelumas bekas merupakan salah satu limbah yang termasuk dalam limbah B3, pelumas bekas mengandung logam berat yang dapat mencemari lingkungan dan berbahaya bagi makhluk hidup. Pelumas bekas mengandung logam yaitu Pb, Zn, Ca, Ba, Na dan Mg yang dapat merusak mesin kendaraan. Penerapan metode fotolisis bertujuan untuk mendegradasi logam Mg dan Na pada pelumas bekas menggunakan katalis TiO2/Zeolit. Analisis kandungan logam Mg dan Na pada pelumas bekas diukur dengan menggunakan alat Spektrofotometer Serapan Atom (AAS), sedangkan analisis pelumas bekas sebelum dan sesudah degradasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FTIR), dan selanjutnya karakterisasi TiO2/Zeolit sebelum dan sesudah degradasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dn FTIR. Hasil degradasi menunjukkan, untuk logam Mg dan Na pada pelumas bekas, waktu optimum degradasi logam Mg dan Na adalah 15 menit, untuk jumlah optimum katalis degradasi logam Mg dan Na adalah 0,4 gram, dan volume optimum pelumas bekas untuk degradasi logam Mg dan Na adalah 10 mL dengan persentase degradasi 83,37% Mg dan 74,98% Na. Karakterisasi TiO2/Zeolit dengan menggunakan XRD menunjukkan tidak adanya perubahan struktur TiO2/Zeolit. Berdasarkan data tersebut, katalis TiO2 yang didukung oleh zeolit dapat digunakan untuk mendegradasi logam Mg dan Na pada pelumas bekas. Karakterisasi pelumas bekas menggunakan FTIR menunjukkan adanya pergeseran bilangan gelombang sebelum dan sesudah degradasi yang mengindikasikan adanya proses degradasi.

Jurnal Zarah
Andalas University (ID)
Openalex Percentile: Top 34%
TiO2 Photocatalysis and Solar Cells
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.