Hubungan Safety Climate dengan Kepatuhan Tenaga Kesehatan pada Prosedur Pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda

Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator penting mutu pelayanan kesehatan yang memerlukan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap Standar Prosedur Operasional (SOP). Kepatuhan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor individu maupun organisasi, salah satunya safety climate. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara safety climate dengan kepatuhan tenaga kesehatan pada prosedur pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 99 tenaga kesehatan dengan teknik total sampling. Safety climate diukur menggunakan Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50), sedangkan kepatuhan tenaga kesehatan dinilai melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist berdasarkan SOP Klinik Pratama Islamic Center Samarinda. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor keseluruhan safety climate sebesar 2,940. Dimensi dengan nilai rata-rata tertinggi adalah komitmen tenaga kesehatan terhadap keselamatan sebesar 3,194, sedangkan nilai terendah adalah prioritas keselamatan dan penolakan terhadap risiko sebesar 2,677. Sebanyak 60 responden (60,61%) memiliki kepatuhan baik dan 39 responden (39,39%) memiliki kepatuhan kurang, dengan rata-rata kepatuhan 83,07%. Hasil uji Spearman Rank diperoleh ρ = 0,051 dan p = 0,618. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara safety climate dengan kepatuhan tenaga kesehatan pada prosedur pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda. Disarankan agar klinik tetap melakukan penguatan budaya dan iklim keselamatan serta meningkatkan evaluasi kepatuhan SOP, terutama pada penggunaan APD dan dokumentasi pelayanan, dengan mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan.

Authors

Publication Details

Journal
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Published
2026-10-16
DOI
https://doi.org/10.37385/ceej.v7i5.12203
Primary Topic
Patient Safety and Medication Errors
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Hubungan Safety Climate dengan Kepatuhan Tenaga Kesehatan pada Prosedur Pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda

Ermaya Ermaya
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Patient Safety and Medication Errors
article

Hubungan Safety Climate dengan Kepatuhan Tenaga Kesehatan pada Prosedur Pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda

Ermaya Ermaya
article en

Abstract

Keselamatan pasien merupakan salah satu indikator penting mutu pelayanan kesehatan yang memerlukan kepatuhan tenaga kesehatan terhadap Standar Prosedur Operasional (SOP). Kepatuhan tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor individu maupun organisasi, salah satunya safety climate. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara safety climate dengan kepatuhan tenaga kesehatan pada prosedur pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 99 tenaga kesehatan dengan teknik total sampling. Safety climate diukur menggunakan Nordic Occupational Safety Climate Questionnaire (NOSACQ-50), sedangkan kepatuhan tenaga kesehatan dinilai melalui observasi langsung menggunakan lembar checklist berdasarkan SOP Klinik Pratama Islamic Center Samarinda. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor keseluruhan safety climate sebesar 2,940. Dimensi dengan nilai rata-rata tertinggi adalah komitmen tenaga kesehatan terhadap keselamatan sebesar 3,194, sedangkan nilai terendah adalah prioritas keselamatan dan penolakan terhadap risiko sebesar 2,677. Sebanyak 60 responden (60,61%) memiliki kepatuhan baik dan 39 responden (39,39%) memiliki kepatuhan kurang, dengan rata-rata kepatuhan 83,07%. Hasil uji Spearman Rank diperoleh ρ = 0,051 dan p = 0,618. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara safety climate dengan kepatuhan tenaga kesehatan pada prosedur pelayanan di Klinik Pratama Islamic Center Samarinda. Disarankan agar klinik tetap melakukan penguatan budaya dan iklim keselamatan serta meningkatkan evaluasi kepatuhan SOP, terutama pada penggunaan APD dan dokumentasi pelayanan, dengan mempertimbangkan faktor lain yang dapat memengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan.

Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
Openalex Percentile: Top 7%
Patient Safety and Medication Errors
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.