Dinamika Kapasitas Fiskal dan Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2021–2025
Penelitian ini bertujuan menggambarkan dinamika kapasitas fiskal daerah dan pembangunan manusia di 24 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan data sekunder realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), belanja daerah, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebanyak 120 observasi. Analisis dilakukan melalui laju pertumbuhan, laju pertumbuhan majemuk tahunan ( tingkat pertumbuhan tahunan gabungan /CAGR), rasio struktur fiskal, dan koefisien variasi. Hasil menunjukkan bahwa agregat PAD meningkat dari Rp4,34 triliun pada tahun 2021 menjadi Rp7,20 triliun pada tahun 2025 (tumbuh 65,75%; CAGR 13,46%), lebih cepat daripada DAU (CAGR 5,05%) dan belanja daerah (CAGR 2,06%), sedangkan DAK menurun 8,28% terutama karena menurunnya DAK fisik pada tahun 2025. Porsi PAD terhadap belanja daerah naik dari 13,58% menjadi 20,74%, tetapi DAU masih menopang lebih dari separuh belanja (52,59% pada tahun 2025). Kota Makassar menampung sekitar 27% agregat PAD dan kesenjangan PAD antardaerah tetap lebar (koefisien variasi 117,6%–132,3%). Rata-rata IPM naik dari 72,58 menjadi 75,23 dan seluruh daerah berada pada kategori tinggi atau sangat tinggi pada tahun 2025; daerah ber-IPM rendah tumbuh lebih cepat sehingga disparitas menyempit (koefisien variasi 5,21% menjadi 4,57%). Temuan ini bersifat deskriptif dan tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan hubungan sebab-akibat antara variabel fiskal dan IPM.
Authors
- Agus Bandang
- Mediaty Mediaty
- Astriani Astriani
Institutions
- Hasanuddin University (ID)
Publication Details
- Journal
- PENG Jurnal Ekonomi dan Manajemen
- Published
- 2026-10-17
- DOI
- https://doi.org/10.62710/cs3k4n43
- Primary Topic
- Economic Growth and Fiscal Policies
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00