Kesenjangan Digital dan Dampaknya terhadap Perkembangan UMKM sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan di Indonesia
UMKM merupakan pilar ekonomi kerakyatan di Indonesia, tetapi kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital masih timpang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk kesenjangan digital pada UMKM, menganalisis dampaknya terhadap perkembangan UMKM, serta merumuskan strategi untuk menguranginya. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif terhadap artikel jurnal ilmiah dan publikasi relevan yang dipilih, dibaca, dan disintesis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesenjangan digital bersifat multidimensi dan terbagi ke dalam empat bentuk, yaitu akses materi, motivasi, keterampilan, dan penggunaan. Akses keterampilan dan penggunaan yang produktif paling menentukan produktivitas usaha, sedangkan akses materi dan motivasi saja berpengaruh lemah. Kesenjangan ini menurunkan efisiensi operasional, membatasi UMKM pada pasar yang sempit, menyulitkan adaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen, dan mengurangi peluang kemitraan strategis. Strategi yang dapat ditempuh meliputi pelatihan literasi digital terstruktur dan pendampingan partisipatif berbasis teknologi berbiaya rendah, inovasi terbuka melalui kolaborasi dengan platform e-commerce dan fintech, serta dukungan pemerintah berupa pemerataan infrastruktur digital dan regulasi yang melindungi. Implikasinya, penutupan kesenjangan digital memerlukan sinergi lintas sektor agar UMKM mampu menjaga daya saing dan ketahanan usahanya sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Authors
- Sarpini Sarpini (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-3922-2351)
- Alvy Syahratin
Institutions
- Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
Publication Details
- Journal
- JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN
- Published
- 2026-10-15
- Primary Topic
- SMEs Development and Digital Marketing
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00