Pengaruh Persepsi Manfaat dan Kemudahan Terhadap Minat Penggunaan Qris pada Mahasiswa di Jakarta Barat

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya frekuensi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan mahasiswa Jakarta Barat meskipun aksesbilitasnya tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat penggunaan QRIS pada mahasiswa di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa yang diambil menggunakan rumus Yamane dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga memiliki pengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 90,2%, yang berarti variabel independen mampu menjelaskan minat penggunaan secara dominan. Kesimpulannya, semakin tinggi manfaat yang dirasakan dan kemudahan yang ditawarkan oleh QRIS, maka minat mahasiswa untuk mengadopsi sistem pembayaran ini akan semakin meningkat. Temuan ini memperkuat relevansi Technology Acceptance Model (TAM) dalam konteks pembayaran digital di Indonesia.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN
Published
2026-10-15
Primary Topic
Technology Adoption and User Behaviour
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pengaruh Persepsi Manfaat dan Kemudahan Terhadap Minat Penggunaan Qris pada Mahasiswa di Jakarta Barat

Rakhmat Hadi Sucipto, Tri Indah Annisa, Patma Riskina Azahra
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN
Technology Adoption and User Behaviour
article

Pengaruh Persepsi Manfaat dan Kemudahan Terhadap Minat Penggunaan Qris pada Mahasiswa di Jakarta Barat

Rakhmat Hadi Sucipto, Tri Indah Annisa, Patma Riskina Azahra
article en

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya frekuensi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di kalangan mahasiswa Jakarta Barat meskipun aksesbilitasnya tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap minat penggunaan QRIS pada mahasiswa di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian terdiri dari 100 mahasiswa yang diambil menggunakan rumus Yamane dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan QRIS. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga memiliki pengaruh signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 90,2%, yang berarti variabel independen mampu menjelaskan minat penggunaan secara dominan. Kesimpulannya, semakin tinggi manfaat yang dirasakan dan kemudahan yang ditawarkan oleh QRIS, maka minat mahasiswa untuk mengadopsi sistem pembayaran ini akan semakin meningkat. Temuan ini memperkuat relevansi Technology Acceptance Model (TAM) dalam konteks pembayaran digital di Indonesia.

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN
Universitas Bina Sarana Informatika (ID)
Openalex Percentile: Top 7%
Technology Adoption and User Behaviour
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.