Studi Korelasional Stres Mahasiswa dan Niat Mencari Bantuan pada Mahasiswa Perantau
Mahasiswa perantau menghadapi tuntutan adaptasi akademik, sosial, dan lingkungan secara bersamaan, tetapi belum jelas apakah stres yang menyertainya mendorong atau justru menghambat niat mencari bantuan. Penelitian ini menguji hubungan stres mahasiswa dengan niat mencari bantuan dengan mengontraskan prediksi model kebutuhan dalam proses pencarian bantuan dan fenomena help negation. Desain korelasional potong lintang melibatkan 83 mahasiswa perantau program sarjana Universitas Jambi berusia 18 sampai 25 tahun yang dipilih secara purposif. Stres diukur dengan Student Stress Inventory (α = 0,905) dan niat mencari bantuan dengan General Help Seeking Questionnaire (α = 0,787). Rerata stres berada pada kategori sedang menurut norma pengembang instrumen, sedangkan rerata niat mencari bantuan berada pada kategori sedang tetapi di bawah titik tengah skala. Korelasi Pearson menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel tidak signifikan secara statistik (r = −0,21; interval kepercayaan 95% [−0,40; 0,01]; p = 0,061). Uji ekuivalensi tidak mampu menyingkirkan kemungkinan efek berukuran sedang (p = 0,187 untuk batas r = ±0,30), dan faktor Bayes (BF₀₁ = 1,29) menunjukkan bukti yang tidak meyakinkan bagi kedua hipotesis. Dengan demikian, data tidak mendukung hipotesis hubungan negatif, tetapi juga tidak membuktikan ketiadaan hubungan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa sampel hanya memadai untuk mendeteksi korelasi |r| ≥ 0,30, sehingga replikasi dengan sekitar 180 partisipan serta pengujian subdimensi stres secara terpisah diperlukan.
Authors
- Monica Puspita Ekno
- Indi Hajian Pahira
Institutions
- Universitas Jambi (ID)
- Andalas University (ID)
Publication Details
- Journal
- Journal of Urban Development in Education
- Published
- 2026-10-15
- Primary Topic
- Student Stress and Coping
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00