PENGARUH SELF-REWARD TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENTAL ACCOUNTING SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GENERASI Z

Perkembangan teknologi digital dan kemudahan transaksimendorong perubahan perilaku keuangan Generasi Z, termasukmeningkatnya praktik self-reward yang berpotensi berkaitandengan kondisi financial distress. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh self-reward terhadap financial distress, menganalisis pengaruh mental accounting terhadap financial distress, serta menguji peran mental accounting sebagai variabelmoderasi pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswaGenerasi Z berusia 18–25 tahun di Kota Makassar yang dipilihmenggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakanPartial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkanbahwa self-reward tidak berpengaruh signifikan terhadapfinancial distress dengan koefisien 0,071 dan p-value 0,539. Mental accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadapfinancial distress dengan koefisien 0,410 dan p-value < 0,001. Sementara itu, mental accounting tidak terbukti memoderasipengaruh self-reward terhadap financial distress dengankoefisien interaksi 0,036 dan p-value 0,742. Dengan demikian, financial distress pada Generasi Z dalam penelitian ini lebihberkaitan dengan mental accounting daripada self-reward maupun efek moderasi mental accounting.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
PENG Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Published
2026-10-14
DOI
https://doi.org/10.62710/j40bzq60
Primary Topic
Financial Literacy and Behavior
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENGARUH SELF-REWARD TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENTAL ACCOUNTING SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GENERASI Z

Beatrix Putri Danduru, Ingrid Benedicta
PENG Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Financial Literacy and Behavior
article

PENGARUH SELF-REWARD TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN MENTAL ACCOUNTING SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA GENERASI Z

Beatrix Putri Danduru, Ingrid Benedicta
article en

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kemudahan transaksimendorong perubahan perilaku keuangan Generasi Z, termasukmeningkatnya praktik self-reward yang berpotensi berkaitandengan kondisi financial distress. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh self-reward terhadap financial distress, menganalisis pengaruh mental accounting terhadap financial distress, serta menguji peran mental accounting sebagai variabelmoderasi pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 mahasiswaGenerasi Z berusia 18–25 tahun di Kota Makassar yang dipilihmenggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakanPartial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkanbahwa self-reward tidak berpengaruh signifikan terhadapfinancial distress dengan koefisien 0,071 dan p-value 0,539. Mental accounting berpengaruh positif dan signifikan terhadapfinancial distress dengan koefisien 0,410 dan p-value < 0,001. Sementara itu, mental accounting tidak terbukti memoderasipengaruh self-reward terhadap financial distress dengankoefisien interaksi 0,036 dan p-value 0,742. Dengan demikian, financial distress pada Generasi Z dalam penelitian ini lebihberkaitan dengan mental accounting daripada self-reward maupun efek moderasi mental accounting.

PENG Jurnal Ekonomi dan ManajemenVol. 3(4)
Universitas Kristen Indonesia Paulus (ID)
Openalex Percentile: Top 4%
Financial Literacy and Behavior
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.