Analisis Continuous Improvement dalam Mendukung Profitabilitas PT Asia Pacific Fibers Tbk Periode 2021–2025

Penelitian ini bertujuan menganalisis dukungan continuous improvement terhadap profitabilitas PT Asia Pacific Fibers Tbk (APF) selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dipadukan dengan analisis kualitatif berbasis dokumen melalui studi kasus pada satu perusahaan. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, dan pengungkapan terkait keberlanjutan perusahaan. Kinerja keuangan dianalisis melalui pendapatan, beban pokok penjualan, laba atau rugi, serta rasio profitabilitas, sedangkan continuous improvement dikaji berdasarkan aspek kualitas, employee turnover, pendapatan dan penjualan, inovasi, serta loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan continuous improvement terhadap profitabilitas bersifat terbatas dan tidak tercermin secara langsung pada rasio keuangan. Pada 2022, perusahaan menjalankan 55 program Kaizen dengan 2.704 peserta, sementara beban klaim pelanggan turun 81,2% dari 2020 hingga 2023. Namun, aktivitas Kaizen turun menjadi satu program pada 2024 dan empat program pada 2025. Pada periode yang sama, penjualan menurun tajam dan Gross Profit Margin mencapai negatif 33,76% pada 2025. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan operasional secara bertahap belum mampu mengimbangi tekanan struktural berupa penurunan permintaan, rendahnya utilisasi kapasitas, keterbatasan modal kerja, dan penutupan pabrik Karawang. Penelitian menyimpulkan bahwa continuous improvement tetap relevan untuk menjaga daya tahan operasional, tetapi manfaat finansialnya bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan kecukupan modal kerja. Karena analisis bersifat deskriptif tanpa pengujian kausalitas secara statistik, hasil penelitian ditafsirkan sebagai keterkaitan deskriptif, bukan bukti pengaruh sebab-akibat secara langsung.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmiah Nusantara.
Published
2026-10-13
Primary Topic
Quality and Supply Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Analisis Continuous Improvement dalam Mendukung Profitabilitas PT Asia Pacific Fibers Tbk Periode 2021–2025

Risky Budianto, Marvin Livingston Lassay, Maulana Ahmad Ramadhani, Muhammad Ishlah Putra Badafa
Jurnal Ilmiah Nusantara.
Quality and Supply Management
article

Analisis Continuous Improvement dalam Mendukung Profitabilitas PT Asia Pacific Fibers Tbk Periode 2021–2025

Risky Budianto, Marvin Livingston Lassay, Maulana Ahmad Ramadhani, Muhammad Ishlah Putra Badafa
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dukungan continuous improvement terhadap profitabilitas PT Asia Pacific Fibers Tbk (APF) selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dipadukan dengan analisis kualitatif berbasis dokumen melalui studi kasus pada satu perusahaan. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan, laporan keuangan, dan pengungkapan terkait keberlanjutan perusahaan. Kinerja keuangan dianalisis melalui pendapatan, beban pokok penjualan, laba atau rugi, serta rasio profitabilitas, sedangkan continuous improvement dikaji berdasarkan aspek kualitas, employee turnover, pendapatan dan penjualan, inovasi, serta loyalitas pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan continuous improvement terhadap profitabilitas bersifat terbatas dan tidak tercermin secara langsung pada rasio keuangan. Pada 2022, perusahaan menjalankan 55 program Kaizen dengan 2.704 peserta, sementara beban klaim pelanggan turun 81,2% dari 2020 hingga 2023. Namun, aktivitas Kaizen turun menjadi satu program pada 2024 dan empat program pada 2025. Pada periode yang sama, penjualan menurun tajam dan Gross Profit Margin mencapai negatif 33,76% pada 2025. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan operasional secara bertahap belum mampu mengimbangi tekanan struktural berupa penurunan permintaan, rendahnya utilisasi kapasitas, keterbatasan modal kerja, dan penutupan pabrik Karawang. Penelitian menyimpulkan bahwa continuous improvement tetap relevan untuk menjaga daya tahan operasional, tetapi manfaat finansialnya bergantung pada konsistensi pelaksanaan dan kecukupan modal kerja. Karena analisis bersifat deskriptif tanpa pengujian kausalitas secara statistik, hasil penelitian ditafsirkan sebagai keterkaitan deskriptif, bukan bukti pengaruh sebab-akibat secara langsung.

Jurnal Ilmiah Nusantara.
Universitas Negeri Surabaya (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
Quality and Supply Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.