Desain Pembangkit Listrik Tenaga Mekanis Sepeda Menggunakan Generator DC dengan Monitoring Berbasis Internet of Things (IoT)

Penelitian ini merancang dan membangun sistem pembangkit listrik tenaga mekanis berbasis sepeda menggunakan generator DC yang terintegrasi dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Sistem terdiri atas generator DC, buck converter, baterai 12 V 5 Ah, mikrokontroler ESP32, sensor INA219, sensor hall effect, sensor tegangan, LCD, dan Telegram. Energi listrik yang dihasilkan digunakan untuk mengisi baterai maupun mengoperasikan beban listrik berupa pompa DC. Pengujian dilakukan untuk mengetahui karakteristik keluaran generator saat proses pengisian baterai, akurasi sensor, kestabilan buck converter, serta kinerja sistem monitoring dalam menampilkan, mengirimkan, dan menyimpan data. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kesalahan pengukuran sensor INA219, sensor hall effect, dan sensor tegangan masing-masing sebesar 0,54%, 0,86%, dan 0,63%. Buck converter menghasilkan tegangan keluaran stabil sebesar 5,05 V pada variasi tegangan masukan 7,44–13,92 V. Daya keluaran generator meningkat dari 2,52 W pada 250 RPM menjadi 12,52 W pada 650 RPM. Sistem monitoring mampu menampilkan dan mengirimkan data secara real-time melalui LCD dan Telegram serta menyimpan data pada Google Spreadsheet. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu mengonversi energi mekanis kayuhan sepeda menjadi energi listrik dan memantaunya secara terintegrasi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jejak digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published
2026-10-16
DOI
https://doi.org/10.63822/arjvj610
Primary Topic
Arduino and IoT Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Desain Pembangkit Listrik Tenaga Mekanis Sepeda Menggunakan Generator DC dengan Monitoring Berbasis Internet of Things (IoT)

Joko Joko, Reno Pratama
Jejak digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Arduino and IoT Applications
article

Desain Pembangkit Listrik Tenaga Mekanis Sepeda Menggunakan Generator DC dengan Monitoring Berbasis Internet of Things (IoT)

Joko Joko, Reno Pratama
article en

Abstract

Penelitian ini merancang dan membangun sistem pembangkit listrik tenaga mekanis berbasis sepeda menggunakan generator DC yang terintegrasi dengan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT). Sistem terdiri atas generator DC, buck converter, baterai 12 V 5 Ah, mikrokontroler ESP32, sensor INA219, sensor hall effect, sensor tegangan, LCD, dan Telegram. Energi listrik yang dihasilkan digunakan untuk mengisi baterai maupun mengoperasikan beban listrik berupa pompa DC. Pengujian dilakukan untuk mengetahui karakteristik keluaran generator saat proses pengisian baterai, akurasi sensor, kestabilan buck converter, serta kinerja sistem monitoring dalam menampilkan, mengirimkan, dan menyimpan data. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata kesalahan pengukuran sensor INA219, sensor hall effect, dan sensor tegangan masing-masing sebesar 0,54%, 0,86%, dan 0,63%. Buck converter menghasilkan tegangan keluaran stabil sebesar 5,05 V pada variasi tegangan masukan 7,44–13,92 V. Daya keluaran generator meningkat dari 2,52 W pada 250 RPM menjadi 12,52 W pada 650 RPM. Sistem monitoring mampu menampilkan dan mengirimkan data secara real-time melalui LCD dan Telegram serta menyimpan data pada Google Spreadsheet. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu mengonversi energi mekanis kayuhan sepeda menjadi energi listrik dan memantaunya secara terintegrasi.

Jejak digital Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Universitas Negeri Surabaya (ID)
Industry, innovation and infrastructure, Affordable and clean energy
Openalex Percentile: Top 23%
Arduino and IoT Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.