Rancang Bangun Alat Monitoring Jumlah Ayam Potong (Broiler) dan Deteksi Suhu Kandang Berbasis Internet of Things (IoT)

Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis *Internet of Things* (IoT) untuk penghitungan ayam pedaging dan pengendalian suhu kandang. ESP32-CAM mengambil gambar melalui *endpoint* pengambilan HTTP, sedangkan inferensi YOLOv8n dijalankan pada komputer lokal menggunakan Python, OpenCV, dan Ultralytics. Dataset mencakup 2.339 gambar berukuran 1280 × 1280 piksel dan 78.286 anotasi ayam pedaging, yang dibagi menjadi 1.819 gambar pelatihan (77,77%) dan 520 gambar validasi (22,23%); tidak tersedia pembagian data uji independen. Pelatihan menggunakan 100 *epoch*, ukuran *batch* 16, dan input 640 × 640. Pada *epoch* terbaik, nilai presisi, *recall*, F1-*score*, mAP@0,5, dan mAP@0,5:0,95 pada tahap validasi masing-masing adalah 96,57%, 96,34%, 96,45%, 97,84%, dan 68,71%. Lima skenario penghitungan menghasilkan akurasi agregat 97,00%, MAE sebesar 0,60 ekor ayam/gambar, dan MAPE sebesar 3,00%. Kalibrasi suhu menghasilkan MAE sebesar 0,14 °C, sementara penghitungan otomatis mengurangi waktu pemrosesan sebesar 89,35% dibandingkan dengan penghitungan manual. Perintah Telegram untuk pengambilan gambar, penghitungan, dan akses *live-stream* berfungsi dengan baik dalam uji fungsional tunggal. Data uji independen, spesifikasi perangkat, deret waktu suhu, latensi, dan keandalan komunikasi masih diperlukan sebelum dapat membuat klaim umum mengenai kinerja *real-time*.

Authors

Publication Details

Journal
Journal Of Global Computer Science
Published
2026-10-13
DOI
https://doi.org/10.59435/jgcs.v2i2.2026.77
Primary Topic
Smart Agriculture and AI
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Rancang Bangun Alat Monitoring Jumlah Ayam Potong (Broiler) dan Deteksi Suhu Kandang Berbasis Internet of Things (IoT)

Romy Aulia, Muhammad Ikhsan, Syukriadi
Journal Of Global Computer Science
Smart Agriculture and AI
article

Rancang Bangun Alat Monitoring Jumlah Ayam Potong (Broiler) dan Deteksi Suhu Kandang Berbasis Internet of Things (IoT)

Romy Aulia, Muhammad Ikhsan, Syukriadi
article en

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis *Internet of Things* (IoT) untuk penghitungan ayam pedaging dan pengendalian suhu kandang. ESP32-CAM mengambil gambar melalui *endpoint* pengambilan HTTP, sedangkan inferensi YOLOv8n dijalankan pada komputer lokal menggunakan Python, OpenCV, dan Ultralytics. Dataset mencakup 2.339 gambar berukuran 1280 × 1280 piksel dan 78.286 anotasi ayam pedaging, yang dibagi menjadi 1.819 gambar pelatihan (77,77%) dan 520 gambar validasi (22,23%); tidak tersedia pembagian data uji independen. Pelatihan menggunakan 100 *epoch*, ukuran *batch* 16, dan input 640 × 640. Pada *epoch* terbaik, nilai presisi, *recall*, F1-*score*, mAP@0,5, dan mAP@0,5:0,95 pada tahap validasi masing-masing adalah 96,57%, 96,34%, 96,45%, 97,84%, dan 68,71%. Lima skenario penghitungan menghasilkan akurasi agregat 97,00%, MAE sebesar 0,60 ekor ayam/gambar, dan MAPE sebesar 3,00%. Kalibrasi suhu menghasilkan MAE sebesar 0,14 °C, sementara penghitungan otomatis mengurangi waktu pemrosesan sebesar 89,35% dibandingkan dengan penghitungan manual. Perintah Telegram untuk pengambilan gambar, penghitungan, dan akses *live-stream* berfungsi dengan baik dalam uji fungsional tunggal. Data uji independen, spesifikasi perangkat, deret waktu suhu, latensi, dan keandalan komunikasi masih diperlukan sebelum dapat membuat klaim umum mengenai kinerja *real-time*.

Journal Of Global Computer Science
Openalex Percentile: Top 15%
Smart Agriculture and AI
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.