Internship as a Learning Opportunity or a Form of Exploitation? A Student Perspective

Makalah ini mengkaji program magang mahasiswa sebagai kesempatan belajar dan mengeksplorasi potensi magang untuk bergeser dari pengalaman pendidikan menuju bentuk-bentuk eksploitasi tenaga kerja mahasiswa. Program magang umumnya dimaksudkan untuk menjembatani pembelajaran akademis dan praktik profesional dengan memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan teoretis dalam lingkungan kerja dunia nyata, mengembangkan kompetensi teknis dan profesional, serta memperoleh pemahaman tentang budaya tempat kerja. Makalah ini didasarkan pada pengalaman pribadi penulis sebagai mahasiswa magang di sebuah firma akuntansi publik di Indonesia. Selama magang, penulis terlibat dalam berbagai aktivitas terkait audit, termasuk verifikasi, rekonsiliasi akun, penyusunan kertas kerja audit, pemeriksaan bukti transaksi, dan bantuan dalam kegiatan audit untuk beberapa klien. Pengalaman tersebut juga melibatkan tenggat waktu profesional, tanggung jawab yang cukup besar, jam kerja yang tidak teratur, dan periode kerja yang panjang. Salah satu pengalaman penting yang dibahas dalam makalah ini adalah bekerja dari pukul 08.00 hingga pukul 08.00 keesokan harinya untuk menyelesaikan sebuah proyek. Analisis ini berfokus pada apakah pengalaman magang telah memenuhi tujuan utamanya sebagai alat pembelajaran dan apakah kondisi kerja yang dialami penulis mencerminkan karakteristik yang terkait dengan praktik eksploitatif terhadap mahasiswa magang. Makalah ini menganalisis pengalaman-pengalaman tersebut melalui Teori Pembelajaran Berbasis Pengalaman, Pembelajaran Terintegrasi Kerja (Work-Integrated Learning), Kerangka Kerja Layak, dan kerangka peraturan Indonesia untuk program magang. Diskusi ini mempertimbangkan beberapa aspek implementasi magang, termasuk tujuan pembelajaran, beban kerja, tanggung jawab profesional, kompensasi dan keadilan, pendampingan, dan keseimbangan antara tujuan pendidikan dan tuntutan operasional. Makalah ini berpendapat bahwa keberhasilan magang tidak boleh diukur hanya dari jumlah pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari sejauh mana mahasiswa menerima pengalaman belajar yang bermakna, bimbingan yang tepat, pengembangan kompetensi, dan kondisi kerja yang layak. Dengan menyajikan perspektif mahasiswa dari program magang di sebuah firma akuntansi publik, makalah ini berkontribusi pada diskusi tentang kualitas magang dan perlindungan mahasiswa. Makalah ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara tujuan pembelajaran magang dan kebutuhan operasional organisasi, sehingga program magang terus berfungsi sebagai pengalaman pendidikan yang bermakna dan bukan menjadi sumber tuntutan tenaga kerja yang tidak proporsional.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Published
2026-10-08
DOI
https://doi.org/10.5281/zenodo.23228201
Primary Topic
Higher Education and Employability
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Internship as a Learning Opportunity or a Form of Exploitation? A Student Perspective

Ana natalia
Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Higher Education and Employability
article

Internship as a Learning Opportunity or a Form of Exploitation? A Student Perspective

Ana natalia
article en

Abstract

Makalah ini mengkaji program magang mahasiswa sebagai kesempatan belajar dan mengeksplorasi potensi magang untuk bergeser dari pengalaman pendidikan menuju bentuk-bentuk eksploitasi tenaga kerja mahasiswa. Program magang umumnya dimaksudkan untuk menjembatani pembelajaran akademis dan praktik profesional dengan memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan teoretis dalam lingkungan kerja dunia nyata, mengembangkan kompetensi teknis dan profesional, serta memperoleh pemahaman tentang budaya tempat kerja. Makalah ini didasarkan pada pengalaman pribadi penulis sebagai mahasiswa magang di sebuah firma akuntansi publik di Indonesia. Selama magang, penulis terlibat dalam berbagai aktivitas terkait audit, termasuk verifikasi, rekonsiliasi akun, penyusunan kertas kerja audit, pemeriksaan bukti transaksi, dan bantuan dalam kegiatan audit untuk beberapa klien. Pengalaman tersebut juga melibatkan tenggat waktu profesional, tanggung jawab yang cukup besar, jam kerja yang tidak teratur, dan periode kerja yang panjang. Salah satu pengalaman penting yang dibahas dalam makalah ini adalah bekerja dari pukul 08.00 hingga pukul 08.00 keesokan harinya untuk menyelesaikan sebuah proyek. Analisis ini berfokus pada apakah pengalaman magang telah memenuhi tujuan utamanya sebagai alat pembelajaran dan apakah kondisi kerja yang dialami penulis mencerminkan karakteristik yang terkait dengan praktik eksploitatif terhadap mahasiswa magang. Makalah ini menganalisis pengalaman-pengalaman tersebut melalui Teori Pembelajaran Berbasis Pengalaman, Pembelajaran Terintegrasi Kerja (Work-Integrated Learning), Kerangka Kerja Layak, dan kerangka peraturan Indonesia untuk program magang. Diskusi ini mempertimbangkan beberapa aspek implementasi magang, termasuk tujuan pembelajaran, beban kerja, tanggung jawab profesional, kompensasi dan keadilan, pendampingan, dan keseimbangan antara tujuan pendidikan dan tuntutan operasional. Makalah ini berpendapat bahwa keberhasilan magang tidak boleh diukur hanya dari jumlah pekerjaan yang diselesaikan, tetapi juga dari sejauh mana mahasiswa menerima pengalaman belajar yang bermakna, bimbingan yang tepat, pengembangan kompetensi, dan kondisi kerja yang layak. Dengan menyajikan perspektif mahasiswa dari program magang di sebuah firma akuntansi publik, makalah ini berkontribusi pada diskusi tentang kualitas magang dan perlindungan mahasiswa. Makalah ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara tujuan pembelajaran magang dan kebutuhan operasional organisasi, sehingga program magang terus berfungsi sebagai pengalaman pendidikan yang bermakna dan bukan menjadi sumber tuntutan tenaga kerja yang tidak proporsional.

Zenodo (CERN European Organization for Nuclear Research)
Duta Wacana Christian University (ID)
Openalex Percentile: Top 3%
Higher Education and Employability
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.