Manajemen Inovasi dan Hilirisasi Riset Kimia: Studi Komersialisasi Produk Berbasis Bahan Alam

Tujuan: menganalisis peran manajemen inovasi dalam hilirisasi riset kimia bahan alam. Metode: kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada inkubator bisnis, startup, UMKM, dan industri kimia bahan alam. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, dianalisis dengan model Miles & Huberman dan triangulasi. Hasil: proses hilirisasi bersifat non-linear dan iteratif, dengan Valley of Death pada transisi pengembangan ke uji pilot. Manajemen inovasi berperan sebagai kapabilitas dinamis dalam perencanaan strategis, alokasi sumber daya, kemitraan triple helix, dan manajemen risiko. Faktor non-teknis lebih dominan daripada teknis. Strategi efektif: kemitraan terstruktur, validasi pasar berkelanjutan, dan model bisnis adaptif. Kesimpulan: integrasi manajemen inovasi, hilirisasi riset, dan kimia bahan alam diperlukan untuk mempercepat komersialisasi. Kontribusi: kerangka konseptual dan rekomendasi praktis bagi akademisi, technopreneur, industri, dan pembuat kebijakan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Intelek Insan Cendikia
Published
2026-10-06
Primary Topic
Research, Science, and Academia
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Manajemen Inovasi dan Hilirisasi Riset Kimia: Studi Komersialisasi Produk Berbasis Bahan Alam

Harry Yulianto, Najwa Nur Aini
Jurnal Intelek Insan Cendikia
Research, Science, and Academia
article

Manajemen Inovasi dan Hilirisasi Riset Kimia: Studi Komersialisasi Produk Berbasis Bahan Alam

Harry Yulianto, Najwa Nur Aini
article en

Abstract

Tujuan: menganalisis peran manajemen inovasi dalam hilirisasi riset kimia bahan alam. Metode: kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada inkubator bisnis, startup, UMKM, dan industri kimia bahan alam. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, dianalisis dengan model Miles & Huberman dan triangulasi. Hasil: proses hilirisasi bersifat non-linear dan iteratif, dengan Valley of Death pada transisi pengembangan ke uji pilot. Manajemen inovasi berperan sebagai kapabilitas dinamis dalam perencanaan strategis, alokasi sumber daya, kemitraan triple helix, dan manajemen risiko. Faktor non-teknis lebih dominan daripada teknis. Strategi efektif: kemitraan terstruktur, validasi pasar berkelanjutan, dan model bisnis adaptif. Kesimpulan: integrasi manajemen inovasi, hilirisasi riset, dan kimia bahan alam diperlukan untuk mempercepat komersialisasi. Kontribusi: kerangka konseptual dan rekomendasi praktis bagi akademisi, technopreneur, industri, dan pembuat kebijakan.

Jurnal Intelek Insan Cendikia
University of Brawijaya (ID), Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi YPUP Makassar (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
Research, Science, and Academia
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.