Perbandingan Jalur Metabolisme Energi Pada Tumbuhan, Hewan, dan Mikroorganisme: Sebuah Literatur Review
Jalur metabolisme energi merupakan proses biokimia fundamental yang sangat krusial untuk mempertahankan kehidupan di seluruh kerajaan hayati. Meskipun kerangka katabolik inti seperti glikolisis, siklus asam trikarboksilat (TCA), dan fosforilasi oksidatif terkonsevasi secara evolusioner, terdapat adaptasi fungsional, struktural, dan regulasi yang signifikan antara tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Literatur review ini bertujuan untuk membandingkan mekanisme biokimia, kompartmentalisasi seluler, akseptor elektron akhir, serta fleksibilitas regulasi yang mengontrol bioenergetika pada ketiga kelompok organisme tersebut. Metode penulisan dilakukan melalui penelusuran pustaka tersistem pada jurnal-jurnal ilmiah bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tumbuhan mengintegrasikan fotosintesis oksigenik dengan respirasi mitokondria, memanfaatkan enzim spesifik seperti alternative oxidase (AOX) untuk mengelola stres oksidatif. Hewan bergantung penuh pada respirasi heterotrofik dengan regulasi hormonal yang ketat untuk memenuhi kebutuhan energi metabolik jaringan spesifik. Sementara itu, mikroorganisme menampilkan keanekaragaman metabolik yang paling tinggi dengan jalur glikolisis alternatif (Entner-Doudoroff dan Pentosa Fosfat), respirasi anaerobik menggunakan akseptor anorganik non-oksigen, serta berbagai lintasan fermentasi. Kesimpulannya, divergensi enzimatis dan fleksibilitas katabolik antar-kingdom mencerminkan strategi adaptasi ekologis terhadap ketersediaan nutrisi dan oksigen.
Authors
- Chaira Adinda Rambe
- Adna Aprilia Waruwu
- Lutfi Hariri
- Ekarniman Gulo
- Yuda Frans Aresco
Institutions
- State University of Medan (ID)
Publication Details
- Journal
- Jurnal Intelek Insan Cendikia
- Published
- 2026-10-06
- Primary Topic
- Mitochondrial Function and Pathology
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00