Konstruksi Makna Propaganda dalam Film Pengkhianatan G30S/PKI (1984): Analisis Semiotika Roland Barthes

Film pengkhianatan G30S/PKI (1984) adalah salah satu karya audiovisual yang berperan dalam membentuk pemaknaan masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965 pada masa Orde Baru. Dengan menggunakan berbagai tanda audiovisual, film ini tidak hanya menyampaikan cerita tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengkonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana propaganda dikonstruksi dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) dari sudut pandang semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melihat tanda-tanda audiovisual seperti visual, dialog, suara, ekspresi, gerakan tokoh, dan elemen sinematik lainnya. Analisis dilakukan melalui tiga tingkatan pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elemen audiovisual dalam film berkontribusi pada pemaknaan tertentu terhadap tokoh, peristiwa, dan kelompok yang direpresentasikan. Akibatnya kombinasi elemen ini menghasilkan konotasi yang mengonstruksi makna propaganda dan menciptakan mitos politik yang khusus. Dengan demikian, tanda-tanda audiovisual dalam film tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis dan naratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembuatan makna ideologis yang dapat memengaruhi cara penonton memahami sejarah. Film pengkhianatan G30S/PKI (1984) adalah salah satu karya audiovisual yang berperan dalam membentuk pemaknaan masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965 pada masa Orde Baru. Dengan menggunakan berbagai tanda audiovisual, film ini tidak hanya menyampaikan cerita tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengkonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana propaganda dikonstruksi dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) dari sudut pandang semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melihat tanda-tanda audiovisual seperti visual, dialog, suara, ekspresi, gerakan tokoh, dan elemen sinematik lainnya. Analisis dilakukan melalui tiga tingkatan pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elemen audiovisual dalam film berkontribusi pada pemaknaan tertentu terhadap tokoh, peristiwa, dan kelompok yang direpresentasikan. Akibatnya kombinasi elemen ini menghasilkan konotasi yang mengonstruksi makna propaganda dan menciptakan mitos politik yang khusus. Dengan demikian, tanda-tanda audiovisual dalam film tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis dan naratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembuatan makna ideologis yang dapat memengaruhi cara penonton memahami sejarah.

Authors

Publication Details

Journal
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
Published
2026-10-06
Primary Topic
Semiotics and Representation Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Konstruksi Makna Propaganda dalam Film Pengkhianatan G30S/PKI (1984): Analisis Semiotika Roland Barthes

Ikhsan Ahmad, Andhita Regina, Syaqina Azzahra Pasha, Qisma Khasnaul Khirza
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
Semiotics and Representation Studies
article

Konstruksi Makna Propaganda dalam Film Pengkhianatan G30S/PKI (1984): Analisis Semiotika Roland Barthes

Ikhsan Ahmad, Andhita Regina, Syaqina Azzahra Pasha, Qisma Khasnaul Khirza
article en

Abstract

Film pengkhianatan G30S/PKI (1984) adalah salah satu karya audiovisual yang berperan dalam membentuk pemaknaan masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965 pada masa Orde Baru. Dengan menggunakan berbagai tanda audiovisual, film ini tidak hanya menyampaikan cerita tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengkonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana propaganda dikonstruksi dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) dari sudut pandang semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melihat tanda-tanda audiovisual seperti visual, dialog, suara, ekspresi, gerakan tokoh, dan elemen sinematik lainnya. Analisis dilakukan melalui tiga tingkatan pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elemen audiovisual dalam film berkontribusi pada pemaknaan tertentu terhadap tokoh, peristiwa, dan kelompok yang direpresentasikan. Akibatnya kombinasi elemen ini menghasilkan konotasi yang mengonstruksi makna propaganda dan menciptakan mitos politik yang khusus. Dengan demikian, tanda-tanda audiovisual dalam film tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis dan naratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembuatan makna ideologis yang dapat memengaruhi cara penonton memahami sejarah. Film pengkhianatan G30S/PKI (1984) adalah salah satu karya audiovisual yang berperan dalam membentuk pemaknaan masyarakat terhadap peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965 pada masa Orde Baru. Dengan menggunakan berbagai tanda audiovisual, film ini tidak hanya menyampaikan cerita tetapi juga dapat menjadi alat untuk mengkonstruksi realitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana propaganda dikonstruksi dalam film Pengkhianatan G30S/PKI (1984) dari sudut pandang semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan melihat tanda-tanda audiovisual seperti visual, dialog, suara, ekspresi, gerakan tokoh, dan elemen sinematik lainnya. Analisis dilakukan melalui tiga tingkatan pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi elemen audiovisual dalam film berkontribusi pada pemaknaan tertentu terhadap tokoh, peristiwa, dan kelompok yang direpresentasikan. Akibatnya kombinasi elemen ini menghasilkan konotasi yang mengonstruksi makna propaganda dan menciptakan mitos politik yang khusus. Dengan demikian, tanda-tanda audiovisual dalam film tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis dan naratif, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembuatan makna ideologis yang dapat memengaruhi cara penonton memahami sejarah.

JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK
Openalex Percentile: Top 1%
Semiotics and Representation Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.