Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Lansia Tn. A Dengan Diabetes Melitus Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Melalui Penerapan Rumah Aman Lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Belakang Padang Tahun 2026

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti neuropati perifer, gangguan keseimbangan, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan mobilitas yang meningkatkan risiko jatuh. Risiko jatuh pada lansia tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh lingkungan rumah yang tidak aman serta kurangnya pengetahuan keluarga dalam melakukan pencegahan. Salah satu intervensi keperawatan keluarga yang dapat diterapkan adalah Rumah Aman Lansia melalui modifikasi lingkungan rumah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung mobilitas lansia. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan keluarga pada lansia Tn. A dengan Diabetes Melitus dalam pencegahan risiko jatuh melalui penerapan Rumah Aman Lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Belakang Padang Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI, implementasi selama tiga kali kunjungan rumah, serta evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Tn. A mengalami keterbatasan mobilitas, menggunakan walker sebagai alat bantu berjalan, memiliki riwayat jatuh, dan lingkungan rumah yang belum sepenuhnya aman. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu Gangguan Mobilitas Fisik, Risiko Jatuh, dan Defisit Pengetahuan. Implementasi dilakukan melalui latihan mobilisasi, edukasi penggunaan walker, pendidikan kesehatan kepada keluarga, serta penerapan Program Rumah Aman Lansia dengan memodifikasi lingkungan rumah, seperti merapikan jalur mobilisasi, memasang alas antiselip, meningkatkan pencahayaan, dan menganjurkan pemasangan grab bar di kamar mandi. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mobilitas Tn. A, peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pencegahan risiko jatuh, serta perbaikan keamanan lingkungan rumah. Penerapan Rumah Aman Lansia membantu keluarga menciptakan lingkungan yang lebih aman sehingga risiko jatuh dapat diminimalkan. Intervensi ini menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga melalui modifikasi lingkungan rumah merupakan strategi yang efektif dalam mendukung keselamatan, mempertahankan kemandirian, dan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan Diabetes Melitus.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Published
2026-10-06
DOI
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i10.2488
Primary Topic
Balance, Gait, and Falls Prevention
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Lansia Tn. A Dengan Diabetes Melitus Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Melalui Penerapan Rumah Aman Lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Belakang Padang Tahun 2026

Nurhafizah Nasution, Nuri Unzila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Balance, Gait, and Falls Prevention
article

Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Lansia Tn. A Dengan Diabetes Melitus Dalam Pencegahan Risiko Jatuh Melalui Penerapan Rumah Aman Lansia Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Belakang Padang Tahun 2026

Nurhafizah Nasution, Nuri Unzila
article en

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti neuropati perifer, gangguan keseimbangan, penurunan kekuatan otot, serta keterbatasan mobilitas yang meningkatkan risiko jatuh. Risiko jatuh pada lansia tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik, tetapi juga oleh lingkungan rumah yang tidak aman serta kurangnya pengetahuan keluarga dalam melakukan pencegahan. Salah satu intervensi keperawatan keluarga yang dapat diterapkan adalah Rumah Aman Lansia melalui modifikasi lingkungan rumah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung mobilitas lansia. Karya Ilmiah Akhir Ners ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan keluarga pada lansia Tn. A dengan Diabetes Melitus dalam pencegahan risiko jatuh melalui penerapan Rumah Aman Lansia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Belakang Padang Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI, implementasi selama tiga kali kunjungan rumah, serta evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa Tn. A mengalami keterbatasan mobilitas, menggunakan walker sebagai alat bantu berjalan, memiliki riwayat jatuh, dan lingkungan rumah yang belum sepenuhnya aman. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu Gangguan Mobilitas Fisik, Risiko Jatuh, dan Defisit Pengetahuan. Implementasi dilakukan melalui latihan mobilisasi, edukasi penggunaan walker, pendidikan kesehatan kepada keluarga, serta penerapan Program Rumah Aman Lansia dengan memodifikasi lingkungan rumah, seperti merapikan jalur mobilisasi, memasang alas antiselip, meningkatkan pencahayaan, dan menganjurkan pemasangan grab bar di kamar mandi. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mobilitas Tn. A, peningkatan pengetahuan keluarga mengenai pencegahan risiko jatuh, serta perbaikan keamanan lingkungan rumah. Penerapan Rumah Aman Lansia membantu keluarga menciptakan lingkungan yang lebih aman sehingga risiko jatuh dapat diminimalkan. Intervensi ini menunjukkan bahwa keterlibatan keluarga melalui modifikasi lingkungan rumah merupakan strategi yang efektif dalam mendukung keselamatan, mempertahankan kemandirian, dan meningkatkan kualitas hidup lansia dengan Diabetes Melitus.

Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
Universitas Batam (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
Balance, Gait, and Falls Prevention
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.