Kaji Eksperimen Metoda Pendinginan Konveksi Paksa Pompa Aquarium 220V pada Panel Surya dengan Daya 100 Wp

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem pendinginan konveksi paksa menggunakan pompa aquarium 220 V dalam meningkatkan kinerja panel surya polikristalin 100 Wp. Metode penelitian meliputi pengujian eksperimental selama tiga hari dengan variabel tanpa pendinginan (kondisi baseline suhu 40°C) dan dengan pendinginan air menggunakan pompa aquarium, serta pengukuran parameter flux radiasi, tegangan, arus, daya keluaran, suhu panel, dan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendinginan konveksi paksa mampu menurunkan suhu permukaan panel rata-rata 9,8°C dari 45,4°C menjadi 33,6°C, yang diikuti oleh peningkatan daya keluaran dari 63 W menjadi 96 W dan peningkatan efisiensi dari 63% menjadi 96% pada flux radiasi puncak 96 W/m². Tegangan PV juga meningkat dari 20,2 V menjadi 22,1 V setelah pendinginan, sementara arus keluaran justru sedikit menurun dari 4,37 A menjadi 4,22 A, menunjukkan bahwa kenaikan daya keluaran terutama didorong oleh pemulihan tegangan kerja akibat penurunan suhu operasional panel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendinginan konveksi paksa menggunakan pompa aquarium 220V efektif mengoptimalkan kinerja tegangan, arus, dan daya panel surya dengan menekan penurunan efisiensi akibat suhu tinggi, sehingga berpotensi diterapkan sebagai solusi pendinginan sederhana dan hemat energi pada sistem PLTS di daerah tropis

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan.
Published
2026-10-05
Primary Topic
Solar Thermal and Photovoltaic Systems
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Kaji Eksperimen Metoda Pendinginan Konveksi Paksa Pompa Aquarium 220V pada Panel Surya dengan Daya 100 Wp

Hisyam Ma’mun, Muhamad Abdul Rokhim, Althesa Androva, Muhamad Safi’i
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan.
Solar Thermal and Photovoltaic Systems
article

Kaji Eksperimen Metoda Pendinginan Konveksi Paksa Pompa Aquarium 220V pada Panel Surya dengan Daya 100 Wp

Hisyam Ma’mun, Muhamad Abdul Rokhim, Althesa Androva, Muhamad Safi’i
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem pendinginan konveksi paksa menggunakan pompa aquarium 220 V dalam meningkatkan kinerja panel surya polikristalin 100 Wp. Metode penelitian meliputi pengujian eksperimental selama tiga hari dengan variabel tanpa pendinginan (kondisi baseline suhu 40°C) dan dengan pendinginan air menggunakan pompa aquarium, serta pengukuran parameter flux radiasi, tegangan, arus, daya keluaran, suhu panel, dan efisiensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendinginan konveksi paksa mampu menurunkan suhu permukaan panel rata-rata 9,8°C dari 45,4°C menjadi 33,6°C, yang diikuti oleh peningkatan daya keluaran dari 63 W menjadi 96 W dan peningkatan efisiensi dari 63% menjadi 96% pada flux radiasi puncak 96 W/m². Tegangan PV juga meningkat dari 20,2 V menjadi 22,1 V setelah pendinginan, sementara arus keluaran justru sedikit menurun dari 4,37 A menjadi 4,22 A, menunjukkan bahwa kenaikan daya keluaran terutama didorong oleh pemulihan tegangan kerja akibat penurunan suhu operasional panel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendinginan konveksi paksa menggunakan pompa aquarium 220V efektif mengoptimalkan kinerja tegangan, arus, dan daya panel surya dengan menekan penurunan efisiensi akibat suhu tinggi, sehingga berpotensi diterapkan sebagai solusi pendinginan sederhana dan hemat energi pada sistem PLTS di daerah tropis

Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan.
Universitas PGRI Semarang (ID)
Openalex Percentile: Top 33%
Solar Thermal and Photovoltaic Systems
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.