PERBANDINGAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN WHATSAPP TERHADAP DAYA BELI KONSUMEN PRODUK UMKM JAHE MERAH CR2

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong perubahan dalam strategi pemasaran pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dari pendekatan konvensional menuju pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan daya beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta membandingkan pengaruh pemasaran digital melalui Instagram dan WhatsApp terhadap daya beli konsumen pada UMKM Jahe Merah CR2 yang berlokasi di Nagari Muaro Bodi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen UMKM Jahe Merah CR2, dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi pemasaran digital melalui Instagram (X1) yang diukur berdasarkan kualitas konten, intensitas unggahan, interaksi pengguna, serta jangkauan audiens. Selain itu, pemasaran melalui WhatsApp (X2) diukur melalui kecepatan respon, penyampaian pesan promosi, interaksi pelayanan, dan kepuasan dalam transaksi. Sementara itu, variabel dependen yaitu daya beli konsumen (Y) diukur melalui indikator kesiapan membeli, persepsi terhadap harga, kemudahan dalam proses pemesanan, frekuensi pembelian ulang, serta preferensi konsumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pemasaran digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya beli konsumen. Secara parsial, WhatsApp terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,529 dan tingkat signifikansi 0,000. Sebaliknya, Instagram menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai koefisien 0,064 dan signifikansi sebesar 0,257. variasi daya beli konsumen dapat dijelaskan oleh variabel pemasaran digital yang diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan WhatsApp lebih efektif dalam meningkatkan daya beli

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal AGRIBIS
Published
2026-10-05
DOI
https://doi.org/10.36563/kqkx7a80
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PERBANDINGAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN WHATSAPP TERHADAP DAYA BELI KONSUMEN PRODUK UMKM JAHE MERAH CR2

Vivi Hendrita, Andi Alatas, Juli Supriyanti, Fildza Arief Syuhada et al.
Jurnal AGRIBIS
SMEs Development and Digital Marketing
article

PERBANDINGAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN WHATSAPP TERHADAP DAYA BELI KONSUMEN PRODUK UMKM JAHE MERAH CR2

Vivi Hendrita, Andi Alatas, Juli Supriyanti, Fildza Arief Syuhada, Anggi Miftahul Rizki
article en

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah mendorong perubahan dalam strategi pemasaran pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dari pendekatan konvensional menuju pemanfaatan media sosial sebagai sarana untuk meningkatkan daya beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji serta membandingkan pengaruh pemasaran digital melalui Instagram dan WhatsApp terhadap daya beli konsumen pada UMKM Jahe Merah CR2 yang berlokasi di Nagari Muaro Bodi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert. Populasi penelitian mencakup seluruh konsumen UMKM Jahe Merah CR2, dengan jumlah sampel sebanyak 81 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi pemasaran digital melalui Instagram (X1) yang diukur berdasarkan kualitas konten, intensitas unggahan, interaksi pengguna, serta jangkauan audiens. Selain itu, pemasaran melalui WhatsApp (X2) diukur melalui kecepatan respon, penyampaian pesan promosi, interaksi pelayanan, dan kepuasan dalam transaksi. Sementara itu, variabel dependen yaitu daya beli konsumen (Y) diukur melalui indikator kesiapan membeli, persepsi terhadap harga, kemudahan dalam proses pemesanan, frekuensi pembelian ulang, serta preferensi konsumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, pemasaran digital memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya beli konsumen. Secara parsial, WhatsApp terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dan signifikan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,529 dan tingkat signifikansi 0,000. Sebaliknya, Instagram menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan dengan nilai koefisien 0,064 dan signifikansi sebesar 0,257. variasi daya beli konsumen dapat dijelaskan oleh variabel pemasaran digital yang diteliti. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan WhatsApp lebih efektif dalam meningkatkan daya beli

Jurnal AGRIBIS
State University of Padang (ID)
Openalex Percentile: Top 4%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.