Pemanfaatan Augmented Reality (AR) Sebagai Media Pembelajaran Pkn Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kebhinekaan di Sekolah Dasar
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kebhinekaan (Bhinneka Tunggal Ika) sejak usia dini. Namun, pendekatan pembelajaran konvensional yang masih mengandalkan metode ceramah dan buku teks cenderung kurang efektif membantu peserta didik memahami konsep abstrak seperti keberagaman suku, agama, ras, dan budaya. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) yang mengkaji potensi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman peserta didik sekolah dasar terhadap konsep kebhinekaan pada mata pelajaran PKn. Data dikumpulkan melalui penelusuran sistematis terhadap artikel jurnal nasional maupun internasional yang terbit antara tahun 2020-2025 yang membahas media pembelajaran berbasis AR dalam pendidikan kewarganegaraan dan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa media berbasis AR mampu memvisualisasikan konsep budaya yang abstrak menjadi objek tiga dimensi yang lebih konkret, kontekstual, dan menarik, sehingga meningkatkan motivasi, perhatian, serta pemahaman konsep peserta didik. AR juga memfasilitasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang menjembatani kesenjangan antara penjelasan tekstual dengan fenomena keberagaman di dunia nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AR memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam desain kurikulum PKn, dengan syarat tersedianya pelatihan guru dan infrastruktur teknologi yang memadai.
Authors
- Aqila Rizkiyani
- Vingky anggraini
- Karina Falia
- Chintya Maya W
- Sulistiawan Sulistiawan
Publication Details
- Journal
- Jurnal Intelek Insan Cendikia
- Published
- 2026-10-04
- Primary Topic
- Augmented Reality Applications
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00