Peran Masyarakat Adat dalam Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal: Studi Kasus Suku Tengger

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat adat Suku Tengger dalam mengurangi dampak bencana alam melalui kearifan tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang bertujuan untuk memahami budaya dan struktur sosial dalam menghadapi ancaman bencana. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kearifan lokal Suku Tengger, seperti norma menjaga alam, kerja sama, serta pelaksanaan ritual tradisi, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Kearifan lokal ini tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai cara adaptasi antara manusia dan alam. Oleh karena itu, penting untuk menggabungkan pengetahuan lokal dari masyarakat adat dengan strategi mitigasi modern demi terciptanya pengurangan risiko bencana yang berkelanjutan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published
2026-10-28
Primary Topic
Disaster Management and Resilience
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Peran Masyarakat Adat dalam Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal: Studi Kasus Suku Tengger

Prisca Kiki Wulandari, Ahmad Farhan, Abimanyu Abimanyu, Renita Naila Fajriah et al.
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Disaster Management and Resilience
article

Peran Masyarakat Adat dalam Mitigasi Bencana Alam melalui Kearifan Lokal: Studi Kasus Suku Tengger

Prisca Kiki Wulandari, Ahmad Farhan, Abimanyu Abimanyu, Renita Naila Fajriah, Dahlia Najatul Khilda, Shafana Alifah Yuseno
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat adat Suku Tengger dalam mengurangi dampak bencana alam melalui kearifan tradisional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang bertujuan untuk memahami budaya dan struktur sosial dalam menghadapi ancaman bencana. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa kearifan lokal Suku Tengger, seperti norma menjaga alam, kerja sama, serta pelaksanaan ritual tradisi, memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Kearifan lokal ini tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai cara adaptasi antara manusia dan alam. Oleh karena itu, penting untuk menggabungkan pengetahuan lokal dari masyarakat adat dengan strategi mitigasi modern demi terciptanya pengurangan risiko bencana yang berkelanjutan.

SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
University of Brawijaya (ID)
Sustainable cities and communities
Openalex Percentile: Top 16%
Disaster Management and Resilience
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Laika access coming soon