Komunikasi Risiko Kebakaran Pada Fase Pra-Bencana Melalui Edukasi dan Simulasi Di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Banda Aceh
Kebakaran merupakan bencana nonalam yang umumnya dipicu oleh human error dan berpotensi menimbulkan korban jiwa serta kerugian ekonomi terutama pada hunian vertikal seperti Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan penghuni Rusunawa terhadap kebakaran serta mengevaluasi komunikasi risiko melalui edukasi dan simulasi pada fase pra-bencana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan observasi kualitatif di Rusunawa Peulanggahan Kota Banda Aceh melibatkan 51 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan penghuni berada pada kategori cukup dengan rata-rata jawaban benar sebesar 55,5%. Pengetahuan mengenai bahaya kebakaran relatif baik namun aspek kelembagaan dan pengalaman mengikuti edukasi masih rendah. Komunikasi risiko melalui edukasi dan simulasi berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman masyarakat tetapi penguatan kesiapsiagaan tetap memerlukan penyusunan SOP kebakaran, jalur evakuasi, tim tanggap darurat berbasis komunitas serta pelaksanaan edukasi dan simulasi secara berkala.
Authors
- Widya Soviana (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-0550-5780)
- Risma Sunarty (ORCID: https://orcid.org/0009-0000-6878-6191)
- Annisa Sri Sugiarti
- Veri Yanti
- Haya Atiqah
- Muhammad Nur Akmal
Institutions
- Universitas Muhammadiyah Aceh (ID)
Publication Details
- Journal
- SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
- Published
- 2026-10-28
- Primary Topic
- Disaster Management and Resilience
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00