The effect of nutrition education using animated video and leaflet media on sugar-sweetened beverage consumption among adolescents

ABSTRAK Latar Belakang: Tingginya minuman manis yang beredar di kalangan remaja, mencerminkan tren konsumsi yang semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Konsumsi minuman manis di kalangan remaja tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan masyarakat jangka panjang. Upaya edukasi menjadi langkah penting untuk menekan konsumsi minuman berpemanis, terutama di kalangan remaja. Media video animasi dan leaflet merupakan media pembelajaran yang cukup sering digunakan dan efektif untuk penyampaian informasi, sehingga diharapkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan konsumsi pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan media video animasi dan leaflet terhadap konsumsi minuman berpemanis pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental with pre-posttest design. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang diberikan edukasi gizi dengan media video animasi dan yang dengan media leaflet. Masing-masing kelompok berjumlah 30 responden. Data konsumsi minuman berpemanis diketahui dengan menggunakan Food Frequency Questionnaire. Hasil: Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang minuman berpemanis (p=0,002), sedangkan pada kelompok media video animasi peningkatan tidak signifikan (p=0,067). Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi baik dengan media video animasi (p=0,000) maupun leaflet (p=0,002) terhadap penurunan frekuensi konsumsi minuman berpemanis. Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi baik dengan media video animasi (p=0,000) maupun leaflet (p=0,001) terhadap volume konsumsi minuman berpemanis. Kesimpulan: Edukasi gizi menggunakan media leaflet terbukti lebih efektif dibandingkan video animasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang minuman berpemanis. Pemberian edukasi gizi baik dengan media video animasi maupun leaflet mampu menurunkan frekuensi dan volume konsumsi minuman berpemanis secara signifikan. ABSTRACT Background: The high prevalence of sugary drinks consumed among adolescents reflects an increasing and concerning trend. The consumption of sugary drinks among adolescents not only impacts individual health but also poses the risk of long-term public health problems.. Nutrition education is an important effort to reduce the consumption of sugar-sweetened beverages, particularly among adolescents. Animated videos and leaflets are widely used and effective educational media for delivering information and are therefore expected to significantly influence changes in adolescents’ consumption behavior. Objectives: This study aimed to determine the effect of nutrition education using animated video and leaflet media on adolescents’ consumption of sugar-sweetened beverages. Methods: This study applied a quasi-experimental design using pre–posttest. The sample was divided into two groups: one received nutrition education via animated video and the other via leaflet. Each group consisted of 30 respondents. Data on the consumption of sugar-sweetened beverages were collected using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). Results: Nutrition education using leaflet media significantly increased knowledge about sugar-sweetened beverages (p=0.002), whereas the animated video group showed no significant improvement (p=0.067). Both animated video (p=0.000) and leaflet (p=0.002) interventions significantly reduced the frequency of sugar-sweetened beverage consumption. Additionally, both animated video (p=0.000) and leaflet (p=0.001) interventions significantly decreased the volume of sugar-sweetened beverage consumption. Conclusions: Nutrition education using leaflets proved more effective than animated videos in improving knowledge about sugar-sweetened beverages. However, both animated video and leaflet media effectively reduced the frequency and volume of sugar-sweetened beverage consumption among adolescents.

Authors

Publication Details

Journal
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)
Published
2026-03-31
DOI
https://doi.org/10.21927/ijnd.2026.14(2).122-137
Primary Topic
Adolescent Health and Behaviors
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

The effect of nutrition education using animated video and leaflet media on sugar-sweetened beverage consumption among adolescents

Sarah Mardiyah, Kartika Wandini, Annisa Nursita Angesti
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)
Adolescent Health and Behaviors
article

The effect of nutrition education using animated video and leaflet media on sugar-sweetened beverage consumption among adolescents

Sarah Mardiyah, Kartika Wandini, Annisa Nursita Angesti
article en

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Tingginya minuman manis yang beredar di kalangan remaja, mencerminkan tren konsumsi yang semakin meningkat dan mengkhawatirkan. Konsumsi minuman manis di kalangan remaja tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan masyarakat jangka panjang. Upaya edukasi menjadi langkah penting untuk menekan konsumsi minuman berpemanis, terutama di kalangan remaja. Media video animasi dan leaflet merupakan media pembelajaran yang cukup sering digunakan dan efektif untuk penyampaian informasi, sehingga diharapkan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan konsumsi pada remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi dengan media video animasi dan leaflet terhadap konsumsi minuman berpemanis pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental with pre-posttest design. Sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok yang diberikan edukasi gizi dengan media video animasi dan yang dengan media leaflet. Masing-masing kelompok berjumlah 30 responden. Data konsumsi minuman berpemanis diketahui dengan menggunakan Food Frequency Questionnaire. Hasil: Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang minuman berpemanis (p=0,002), sedangkan pada kelompok media video animasi peningkatan tidak signifikan (p=0,067). Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi baik dengan media video animasi (p=0,000) maupun leaflet (p=0,002) terhadap penurunan frekuensi konsumsi minuman berpemanis. Terdapat pengaruh pemberian edukasi gizi baik dengan media video animasi (p=0,000) maupun leaflet (p=0,001) terhadap volume konsumsi minuman berpemanis. Kesimpulan: Edukasi gizi menggunakan media leaflet terbukti lebih efektif dibandingkan video animasi dalam meningkatkan pengetahuan tentang minuman berpemanis. Pemberian edukasi gizi baik dengan media video animasi maupun leaflet mampu menurunkan frekuensi dan volume konsumsi minuman berpemanis secara signifikan. ABSTRACT Background: The high prevalence of sugary drinks consumed among adolescents reflects an increasing and concerning trend. The consumption of sugary drinks among adolescents not only impacts individual health but also poses the risk of long-term public health problems.. Nutrition education is an important effort to reduce the consumption of sugar-sweetened beverages, particularly among adolescents. Animated videos and leaflets are widely used and effective educational media for delivering information and are therefore expected to significantly influence changes in adolescents’ consumption behavior. Objectives: This study aimed to determine the effect of nutrition education using animated video and leaflet media on adolescents’ consumption of sugar-sweetened beverages. Methods: This study applied a quasi-experimental design using pre–posttest. The sample was divided into two groups: one received nutrition education via animated video and the other via leaflet. Each group consisted of 30 respondents. Data on the consumption of sugar-sweetened beverages were collected using the Food Frequency Questionnaire (FFQ). Results: Nutrition education using leaflet media significantly increased knowledge about sugar-sweetened beverages (p=0.002), whereas the animated video group showed no significant improvement (p=0.067). Both animated video (p=0.000) and leaflet (p=0.002) interventions significantly reduced the frequency of sugar-sweetened beverage consumption. Additionally, both animated video (p=0.000) and leaflet (p=0.001) interventions significantly decreased the volume of sugar-sweetened beverage consumption. Conclusions: Nutrition education using leaflets proved more effective than animated videos in improving knowledge about sugar-sweetened beverages. However, both animated video and leaflet media effectively reduced the frequency and volume of sugar-sweetened beverage consumption among adolescents.

Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics)
Zero hunger
Openalex Percentile: Top 7%
Adolescent Health and Behaviors
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.