Pertimbangan Persalinan Pervaginam pada Diabetes Gestasional dengan Risiko Makrosomia di Fasilitas Kesehatan Primer: Laporan Kasus

Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan intoleransi glukosa yang pertama kali terdeteksi saat kehamilan dan berisiko menyebabkan komplikasi maternal dan neonatal, termasuk makrosomia. Penentuan metode persalinan pada pasien DMG memerlukan penilaian klinis yang komprehensif, terutama di fasilitas kesehatan primer. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan pertimbangan klinis persalinan pervaginam pada pasien DMG dengan risiko makrosomia. Perempuan 33 tahun, G3P2A0, usia kehamilan 38–39 minggu dengan DMG terkontrol insulin dan pemantauan antenatal rutin. Pasien memasuki fase aktif persalinan dengan kontrol glikemik adekuat dan dugaan makrosomia. Persalinan berlangsung spontan dan progresif. Bayi lahir dengan berat 4120 gram, skor Apgar 8/9, tanpa komplikasi. Ibu dan bayi dalam kondisi baik pascapersalinan. Kasus ini menunjukkan bahwa persalinan pervaginam dapat dipertimbangkan pada DMG terkontrol dengan pemantauan ketat dan kesiapan rujukan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Kesehatan Reproduksi
Published
2026-04-24
DOI
https://doi.org/10.22146/jkr.116255
Primary Topic
Gestational Diabetes Research and Management
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Pertimbangan Persalinan Pervaginam pada Diabetes Gestasional dengan Risiko Makrosomia di Fasilitas Kesehatan Primer: Laporan Kasus

Haryo Bagaskoro, Putri Ayu Kartikasari
Jurnal Kesehatan Reproduksi
Gestational Diabetes Research and Management
article

Pertimbangan Persalinan Pervaginam pada Diabetes Gestasional dengan Risiko Makrosomia di Fasilitas Kesehatan Primer: Laporan Kasus

Haryo Bagaskoro, Putri Ayu Kartikasari
article en

Abstract

Diabetes melitus gestasional (DMG) merupakan intoleransi glukosa yang pertama kali terdeteksi saat kehamilan dan berisiko menyebabkan komplikasi maternal dan neonatal, termasuk makrosomia. Penentuan metode persalinan pada pasien DMG memerlukan penilaian klinis yang komprehensif, terutama di fasilitas kesehatan primer. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan pertimbangan klinis persalinan pervaginam pada pasien DMG dengan risiko makrosomia. Perempuan 33 tahun, G3P2A0, usia kehamilan 38–39 minggu dengan DMG terkontrol insulin dan pemantauan antenatal rutin. Pasien memasuki fase aktif persalinan dengan kontrol glikemik adekuat dan dugaan makrosomia. Persalinan berlangsung spontan dan progresif. Bayi lahir dengan berat 4120 gram, skor Apgar 8/9, tanpa komplikasi. Ibu dan bayi dalam kondisi baik pascapersalinan. Kasus ini menunjukkan bahwa persalinan pervaginam dapat dipertimbangkan pada DMG terkontrol dengan pemantauan ketat dan kesiapan rujukan.

Jurnal Kesehatan ReproduksiVol. 13(1)
State University of Semarang (ID), Universitas Negeri Surabaya (ID), Universitas Tulungagung (ID)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 6%
Gestational Diabetes Research and Management
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.