Dampak Anemia terhadap Kualitas Hidup Fisik dan Psikologis pada Remaja: A Review

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada remaja (15-24 tahun) sebesar 18% pada remaja putri dan sekitar 14.4% pada remaja putra. Dampak anemia pada remaja terutama yang berkaitan dengan kualitas hidup terkait kesehatan masih belum banyak ditelaah. Berbagai studi anemia pada remaja masih berfokus pada penurunan fungsi kognitif. Tujuan penulisan artikel ini untuk menyampaikan perspektif yang lebih baik tentang anemia dan dampaknya terhadap kualitas hidup terkait kesehatan pada populasi remaja. Pencarian literatur dilakukan pada artikel yang telah terpublikasi 7 tahun terakhir menggunakan database Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci: anemia, kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL), remaja. Talasemia dan Sickle Cell Disease dengan manifestasi klinis yang berat terbukti mempengaruhi hampir semua domain HRQoL terutama pada pasien yang tidak mematuhi rejimen terapi dan sosio-ekonomi rendah. Anemia defisiensi besi menyebabkan penurunan skor HRQoL terutama pada domain fungsi fisik, emosional dan fungsi sekolah. Anemia memiliki berbagai etiologi dan dampaknya terhadap kualitas hidup terkait kesehatan remaja bersifat multidimensional. Program psikososial dan konseling dapat membantu meringankan kesulitan yang terjadi terutama pada pasien talasemia dan SCD. Edukasi pola hidup sehat dan cukup nutrisi perlu terus dilakukan sebagai upaya preventif terhadap anemia defisiensi besi.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Kesehatan Reproduksi
Published
2026-04-24
DOI
https://doi.org/10.22146/jkr.77988
Primary Topic
Iron Metabolism and Disorders
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Dampak Anemia terhadap Kualitas Hidup Fisik dan Psikologis pada Remaja: A Review

Aditya Krishna Murthi, Raditya Wratsangka, Endrico Xavierees Tungka, Deasyka Yastani
Jurnal Kesehatan Reproduksi
Iron Metabolism and Disorders
article

Dampak Anemia terhadap Kualitas Hidup Fisik dan Psikologis pada Remaja: A Review

Aditya Krishna Murthi, Raditya Wratsangka, Endrico Xavierees Tungka, Deasyka Yastani
article en

Abstract

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada remaja (15-24 tahun) sebesar 18% pada remaja putri dan sekitar 14.4% pada remaja putra. Dampak anemia pada remaja terutama yang berkaitan dengan kualitas hidup terkait kesehatan masih belum banyak ditelaah. Berbagai studi anemia pada remaja masih berfokus pada penurunan fungsi kognitif. Tujuan penulisan artikel ini untuk menyampaikan perspektif yang lebih baik tentang anemia dan dampaknya terhadap kualitas hidup terkait kesehatan pada populasi remaja. Pencarian literatur dilakukan pada artikel yang telah terpublikasi 7 tahun terakhir menggunakan database Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci: anemia, kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL), remaja. Talasemia dan Sickle Cell Disease dengan manifestasi klinis yang berat terbukti mempengaruhi hampir semua domain HRQoL terutama pada pasien yang tidak mematuhi rejimen terapi dan sosio-ekonomi rendah. Anemia defisiensi besi menyebabkan penurunan skor HRQoL terutama pada domain fungsi fisik, emosional dan fungsi sekolah. Anemia memiliki berbagai etiologi dan dampaknya terhadap kualitas hidup terkait kesehatan remaja bersifat multidimensional. Program psikososial dan konseling dapat membantu meringankan kesulitan yang terjadi terutama pada pasien talasemia dan SCD. Edukasi pola hidup sehat dan cukup nutrisi perlu terus dilakukan sebagai upaya preventif terhadap anemia defisiensi besi.

Jurnal Kesehatan ReproduksiVol. 13(1)
Universitas Trisakti (ID)
Openalex Percentile: Top 6%
Iron Metabolism and Disorders
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.