Implementasi Usahatani Padi Sehat Mendukung Ketahanan Pangan Di Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Penelitian ini bertujuan mengetahui produktivitas, pendapatan dan kelayakan usahatani padi sehat yang merupakan salah satu program yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan di kecamatan Kalasan, yang merupakan salah satu wilayah lokasi pelaksanakan program pengembangan usaha budidaya padi sehat kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis produktivitas, pendapatan, dan kelayakan usahatani padi sehat. Sampel dalam penelitian ini adalah petani anggota kelompok tani yang sampai dengan saat pelaksanaan penelitian secara konsisten menerapkan usahatani padi sehat sebanyak 12 orang dengan rincian yaitu petani desa Purwomartani yang menerapkan usahatani padi sehat selama 2 tahun sebanyak 4 orang, petani desa Tirtomartani yang menerapkan usahatani padi sehat selama 3 tahun sebanyak 4 orang, petani desa Tamanmartani yang menerapkan usahatani padi sehat selama 4 tahun sebanyak 4 orang, dan petani yang menerapkan usahatani padi konvensional dari ketiga desa masing-masing sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Produktivitas usahatani padi sehat secara bertahap meningkat, secara berurutan produktivitas usahatani padi sehat tahun kedua, ketiga dan keempat adalah 5,58 t/ha; 5,73 t/ha; dan 7,28 t/ha. Produktivitas usahatani padi sehat tahun keempat lebih tinggi dari produktivitas yang dicapai usahatani padi konvensional sebesar 5,94 t/ha, 2) Pendapatan usahatani padi sehat secara bertahap meningkat, secara berurutan pendapatan usahatani padi sehat tahun kedua, ketiga dan keempat adalah Rp 15.855.553,75; Rp19.818.937,50; dan Rp 45.806.191,51. Pendapatan usahatani padi sehat tahn keempat lebih tinggi dari pendapatan yang dicapai usahatani padi konvensional sebesar Rp 25.443.277,78 dan 3) Nilai R/C usahatani padi sehat secara bertahap meningkat, secara berurutan nilai R/C usahatani padi sehat tahun kedua, ketiga dan keempat adalah 1,86; 2,41; dan 5,26. Nilai R/C usahatani padi sehat tahun keempat lebih tinggi dari nilai R/C yang dicapai usahatani padi kenvensional sebesar 2,93. Dengan nilai R/C >1 maka usahatani padi sehat menguntungkan dan layak dikembangkan.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
Jurnal Ketahanan Nasional
Published
2026-04-24
DOI
https://doi.org/10.22146/jkn.116969
Primary Topic
Agricultural Research and Practices
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Implementasi Usahatani Padi Sehat Mendukung Ketahanan Pangan Di Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Nicky Oktav Fauziah, Sujono -, Adi Prayoga, Rika Nalinda
Jurnal Ketahanan Nasional
Agricultural Research and Practices
article

Implementasi Usahatani Padi Sehat Mendukung Ketahanan Pangan Di Kabupaten Sleman, Yogyakarta

Nicky Oktav Fauziah, Sujono -, Adi Prayoga, Rika Nalinda
article en

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui produktivitas, pendapatan dan kelayakan usahatani padi sehat yang merupakan salah satu program yang dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan di kecamatan Kalasan, yang merupakan salah satu wilayah lokasi pelaksanakan program pengembangan usaha budidaya padi sehat kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menganalisis produktivitas, pendapatan, dan kelayakan usahatani padi sehat. Sampel dalam penelitian ini adalah petani anggota kelompok tani yang sampai dengan saat pelaksanaan penelitian secara konsisten menerapkan usahatani padi sehat sebanyak 12 orang dengan rincian yaitu petani desa Purwomartani yang menerapkan usahatani padi sehat selama 2 tahun sebanyak 4 orang, petani desa Tirtomartani yang menerapkan usahatani padi sehat selama 3 tahun sebanyak 4 orang, petani desa Tamanmartani yang menerapkan usahatani padi sehat selama 4 tahun sebanyak 4 orang, dan petani yang menerapkan usahatani padi konvensional dari ketiga desa masing-masing sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Produktivitas usahatani padi sehat secara bertahap meningkat, secara berurutan produktivitas usahatani padi sehat tahun kedua, ketiga dan keempat adalah 5,58 t/ha; 5,73 t/ha; dan 7,28 t/ha. Produktivitas usahatani padi sehat tahun keempat lebih tinggi dari produktivitas yang dicapai usahatani padi konvensional sebesar 5,94 t/ha, 2) Pendapatan usahatani padi sehat secara bertahap meningkat, secara berurutan pendapatan usahatani padi sehat tahun kedua, ketiga dan keempat adalah Rp 15.855.553,75; Rp19.818.937,50; dan Rp 45.806.191,51. Pendapatan usahatani padi sehat tahn keempat lebih tinggi dari pendapatan yang dicapai usahatani padi konvensional sebesar Rp 25.443.277,78 dan 3) Nilai R/C usahatani padi sehat secara bertahap meningkat, secara berurutan nilai R/C usahatani padi sehat tahun kedua, ketiga dan keempat adalah 1,86; 2,41; dan 5,26. Nilai R/C usahatani padi sehat tahun keempat lebih tinggi dari nilai R/C yang dicapai usahatani padi kenvensional sebesar 2,93. Dengan nilai R/C >1 maka usahatani padi sehat menguntungkan dan layak dikembangkan.

Jurnal Ketahanan NasionalVol. 32(1)
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (ID)
Openalex Percentile: Top 5%
Agricultural Research and Practices
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.