Optimasi Rasio Cocoa Butter dan Minyak Jarak pada Stabilitas
\nLip Balm Stick Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera Linn.)

Lip balm merupakan produk perawatan bibir yang sangat esensial karena fungsinya dalam
\nmenjaga kelembapan dan memberikan proteksi terhadap kekeringan. Kombinasi cocoa butter dan
\nminyak jarak sering digunakan dalam formulasi lip balm karena sifatnya yang melembapkan, namun
\nrasio yang tidak tepat dapat mempengaruhi stabilitas dan tekstur produk. Ekstrak lidah buaya (Aloe
\nvera Linn.) memberikan tambahan manfaat dalam melembapkan dan menyejukkan, sehingga meningkatkan
\nkhasiat lip balm. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kesesuaian lip balm dengan
\nspesifikasi dan memperoleh rasio cocoa butter dan minyak jarak terbaik berdasarkan karakteristik
\ndan stabilitasnya. Lip balm diformulasikan dalam tiga formula yang bervariasi pada rasio cocoa butter
\ndan minyak jarak, masing-masing adalah 10:44,2 (formula I), 11:43,2 (formula II) dan 12:42,2
\n(formula III). Kondisi penyimpanan produk dikondisikan pada suhu 40 °C dan RH 75% ± 5% selama
\n30 hari. Keseluruhan formula lip balm memenuhi seluruh spesifikasi yaitu organoleptis, kekerasan,
\nberat jenis, titik lebur, spreadability dan pH. Rasio cocoa butter dan minyak jarak mempengaruhi
\nkarakteristik titik lebur dan pH lip balm. Lip balm lidah buaya formula II dengan rasio cocoa butter
\ndan minyak jarak 11:43,2 merupakan formula terbaik yang stabil pada keseluruhan parameter.
\n
\nLip balm is an essential lip care product due to its function in maintaining moisture and
\nproviding protection against dryness. A combination of cocoa butter and castor oil is commonly used
\nin lip balm formulations due to its moisturizing properties; however, an incorrect ratio can affect the
\nproduct stability and texture. Aloe vera (Aloe vera Linn.) extract provides additional benefits in terms
\nof hydration and soothing, thereby enhancing the efficacy. This study aims to evaluate the conformity
\nof the lip balm with specified standards and to determine the optimal ratio of cocoa butter to castor oil
\nbased on its stability. The lip balm was formulated in three different formulations with varying cocoa
\nbutter and castor oil ratios: 10:44.2 (formula I), 11:43.2 (formula II), and 12:42.2 (formula III).
\nStorage conditions were set at 40 °C and RH 75% ± 5% for 30 days. All formulations met the pecifications,
\nincluding organoleptic properties, hardness, specific gravity, melting point, spreadability, and
\npH. The cocoa butter-to-castor oil ratio influenced the melting point and pH characteristics of the lip
\nbalm. Lip balm formula II, with a cocoa butter and castor oil ratio of 11:43.2, was the best formula,
\nstable across all parameters.

Authors

Publication Details

Journal
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Published
2024-12-31
Primary Topic
Food Chemistry and Fat Analysis
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Optimasi Rasio Cocoa Butter dan Minyak Jarak pada Stabilitas
\nLip Balm Stick Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera Linn.)

Cynthia Marisca Muntu, Endang Wahjuningsih, Santi Amalia An Nahri
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Food Chemistry and Fat Analysis
article

Optimasi Rasio Cocoa Butter dan Minyak Jarak pada Stabilitas
\nLip Balm Stick Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera Linn.)

Cynthia Marisca Muntu, Endang Wahjuningsih, Santi Amalia An Nahri
article en

Abstract

Lip balm merupakan produk perawatan bibir yang sangat esensial karena fungsinya dalam
\nmenjaga kelembapan dan memberikan proteksi terhadap kekeringan. Kombinasi cocoa butter dan
\nminyak jarak sering digunakan dalam formulasi lip balm karena sifatnya yang melembapkan, namun
\nrasio yang tidak tepat dapat mempengaruhi stabilitas dan tekstur produk. Ekstrak lidah buaya (Aloe
\nvera Linn.) memberikan tambahan manfaat dalam melembapkan dan menyejukkan, sehingga meningkatkan
\nkhasiat lip balm. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati kesesuaian lip balm dengan
\nspesifikasi dan memperoleh rasio cocoa butter dan minyak jarak terbaik berdasarkan karakteristik
\ndan stabilitasnya. Lip balm diformulasikan dalam tiga formula yang bervariasi pada rasio cocoa butter
\ndan minyak jarak, masing-masing adalah 10:44,2 (formula I), 11:43,2 (formula II) dan 12:42,2
\n(formula III). Kondisi penyimpanan produk dikondisikan pada suhu 40 °C dan RH 75% ± 5% selama
\n30 hari. Keseluruhan formula lip balm memenuhi seluruh spesifikasi yaitu organoleptis, kekerasan,
\nberat jenis, titik lebur, spreadability dan pH. Rasio cocoa butter dan minyak jarak mempengaruhi
\nkarakteristik titik lebur dan pH lip balm. Lip balm lidah buaya formula II dengan rasio cocoa butter
\ndan minyak jarak 11:43,2 merupakan formula terbaik yang stabil pada keseluruhan parameter.
\n
\nLip balm is an essential lip care product due to its function in maintaining moisture and
\nproviding protection against dryness. A combination of cocoa butter and castor oil is commonly used
\nin lip balm formulations due to its moisturizing properties; however, an incorrect ratio can affect the
\nproduct stability and texture. Aloe vera (Aloe vera Linn.) extract provides additional benefits in terms
\nof hydration and soothing, thereby enhancing the efficacy. This study aims to evaluate the conformity
\nof the lip balm with specified standards and to determine the optimal ratio of cocoa butter to castor oil
\nbased on its stability. The lip balm was formulated in three different formulations with varying cocoa
\nbutter and castor oil ratios: 10:44.2 (formula I), 11:43.2 (formula II), and 12:42.2 (formula III).
\nStorage conditions were set at 40 °C and RH 75% ± 5% for 30 days. All formulations met the pecifications,
\nincluding organoleptic properties, hardness, specific gravity, melting point, spreadability, and
\npH. The cocoa butter-to-castor oil ratio influenced the melting point and pH characteristics of the lip
\nbalm. Lip balm formula II, with a cocoa butter and castor oil ratio of 11:43.2, was the best formula,
\nstable across all parameters.

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Openalex Percentile: Top 42%
Food Chemistry and Fat Analysis
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.