PEMANFAATAN DINDING SEKOLAHSMP HIDAYATUL ISLAM SEBAGAI MEDIA EDUKATIF DAN PRODUKTIF UNTUK BERKEBUN SAYURAN

Tantangan utama pertanian di kota adalah keterbatasan lahan, sehingga dibutuhkan inovasi pertanian modern seperti vertical garden sebagai solusi agar kegiatan bercocok tanam tetap bisa dilakukan. Metode ini menjadi solusi efektif untuk menciptakan taman di area dengan keterbatasan lahan. SMP Hidayatul Islam yang berlokasi di Jalan Bambu Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, merupakan sekolah yang terletak di tengah perkotaan. Sekolah ini memiliki lahan yang cukup terbatas jika pemanfaatan lahan digunakan untuk bercocok tanam, sehingga perlu dilakukan sosialisasi untuk menumbuhkan minat bercocok tanam di lingkungan sekolah sejak dini. Kegiatan PKM ini mencakup sosialisasi yang bertujuan untuk mengedukasi dan menciptakan kawasan produktif melalui pemanfaatan dinding tembok sekolah sebagai tempat untuk berkebun sayuran, diskusi dan tanya jawab untuk mengukur pemahaman mitra dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta implementasi penanaman sayuran menggunakan wallplanter dan pot tempel. Para peserta didik dibagi dalam tiga kelompok yang masing – masing kelompok akan didampingi oleh guru mata pelajaran IPA. Kegiatan ini memberikan inovasi dan pemahaman baru bagi mitra dalam menciptakan pertanian yang produktif di lahan yang terbatas.

Authors

Publication Details

Journal
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Published
2025-11-05
Primary Topic
Wetland Management and Conservation
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PEMANFAATAN DINDING SEKOLAHSMP HIDAYATUL ISLAM SEBAGAI MEDIA EDUKATIF DAN PRODUKTIF UNTUK BERKEBUN SAYURAN

Cicik Suriani, Maura Aviona Maharani, Mega Utami, Nurul Huda Panggabean et al.
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Wetland Management and Conservation
article

PEMANFAATAN DINDING SEKOLAHSMP HIDAYATUL ISLAM SEBAGAI MEDIA EDUKATIF DAN PRODUKTIF UNTUK BERKEBUN SAYURAN

Cicik Suriani, Maura Aviona Maharani, Mega Utami, Nurul Huda Panggabean, Walid Naufal, Mansur, Fauziyah Harahap, Didi Febrian
article en

Abstract

Tantangan utama pertanian di kota adalah keterbatasan lahan, sehingga dibutuhkan inovasi pertanian modern seperti vertical garden sebagai solusi agar kegiatan bercocok tanam tetap bisa dilakukan. Metode ini menjadi solusi efektif untuk menciptakan taman di area dengan keterbatasan lahan. SMP Hidayatul Islam yang berlokasi di Jalan Bambu Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, merupakan sekolah yang terletak di tengah perkotaan. Sekolah ini memiliki lahan yang cukup terbatas jika pemanfaatan lahan digunakan untuk bercocok tanam, sehingga perlu dilakukan sosialisasi untuk menumbuhkan minat bercocok tanam di lingkungan sekolah sejak dini. Kegiatan PKM ini mencakup sosialisasi yang bertujuan untuk mengedukasi dan menciptakan kawasan produktif melalui pemanfaatan dinding tembok sekolah sebagai tempat untuk berkebun sayuran, diskusi dan tanya jawab untuk mengukur pemahaman mitra dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta implementasi penanaman sayuran menggunakan wallplanter dan pot tempel. Para peserta didik dibagi dalam tiga kelompok yang masing – masing kelompok akan didampingi oleh guru mata pelajaran IPA. Kegiatan ini memberikan inovasi dan pemahaman baru bagi mitra dalam menciptakan pertanian yang produktif di lahan yang terbatas.

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Openalex Percentile: Top 28%
Wetland Management and Conservation
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.