PELATIHAN PEMBUKUAN MENGGUNAKAN APLIKASI CATATAN KEUNGANUSAHA UMKM TERHADAP KELOMPOK USAHA PENGRAJIN BAMBU

Kelompok Usaha Pengrajin Bambu di Kelurahan Sei Mencirimtelah berdiri sejak tahun 2001. Produk yang dihasilkan oleh pengrajin ini berupa tampah dengan berbagai variasi ukuran. Namun, perkembangan usaha yang telah berdiri selama 24 tahun ini dikategorikan stagnan. Salah satu penyebab utama adalah karena tidak pernah dilakukan pembukuan usaha. Solusi alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan pembukuan dengan aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalampembukuan menggunakan aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan in-house training menggunakan pendekatan persuasif berupa presentasi, diskusi, tanya-jawab, demonstrasi, dan unjuk kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dikategorikan efektif (telah mencapai semua tujuan yang ditetapkan) dimana terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan pembukuan menggunakan aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa 4 aspek kategori keberhasilan pelatihan memperoleh nilai rata-rata lebih besar dari nilai rata-rata ideal. Aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM dapat menjadi alternatif karena mudah digunakan dan bersifat gratis.

Authors

Publication Details

Journal
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Published
2025-11-05
Primary Topic
SMEs Development and Digital Marketing
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PELATIHAN PEMBUKUAN MENGGUNAKAN APLIKASI CATATAN KEUNGANUSAHA UMKM TERHADAP KELOMPOK USAHA PENGRAJIN BAMBU

Sapitri Januariansyah, Dita Dwi Nitami, Riski Elpari Siregar, M Taufik Rahmadani et al.
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
SMEs Development and Digital Marketing
article

PELATIHAN PEMBUKUAN MENGGUNAKAN APLIKASI CATATAN KEUNGANUSAHA UMKM TERHADAP KELOMPOK USAHA PENGRAJIN BAMBU

Sapitri Januariansyah, Dita Dwi Nitami, Riski Elpari Siregar, M Taufik Rahmadani, Safri Gunawan
article en

Abstract

Kelompok Usaha Pengrajin Bambu di Kelurahan Sei Mencirimtelah berdiri sejak tahun 2001. Produk yang dihasilkan oleh pengrajin ini berupa tampah dengan berbagai variasi ukuran. Namun, perkembangan usaha yang telah berdiri selama 24 tahun ini dikategorikan stagnan. Salah satu penyebab utama adalah karena tidak pernah dilakukan pembukuan usaha. Solusi alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan pelatihan pembukuan dengan aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalampembukuan menggunakan aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan in-house training menggunakan pendekatan persuasif berupa presentasi, diskusi, tanya-jawab, demonstrasi, dan unjuk kerja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan dikategorikan efektif (telah mencapai semua tujuan yang ditetapkan) dimana terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam melakukan pembukuan menggunakan aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa 4 aspek kategori keberhasilan pelatihan memperoleh nilai rata-rata lebih besar dari nilai rata-rata ideal. Aplikasi Catatan Keuangan Usaha UMKM dapat menjadi alternatif karena mudah digunakan dan bersifat gratis.

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Openalex Percentile: Top 9%
SMEs Development and Digital Marketing
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.