PENDAMPINGAN PEMBUATAN BARANG SENI ETNIS MELAYU BERBASIS IMBAH BIOTA LAUT HASIL TANGKAPAN NELAYAN BAGI PARA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PERUPUKKABUPATEN BATUBARA

Isu pencemaran lingkungan disebabkan limbah biota laut hasil tangkapan nelayan, seperti Bintang Laut, Cangkang Kerang, Alga, Gabus Laut, dan biota laut lainnya menjadi salah satu analisis situasi yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Perupuk Kabupaten Batubara. Solusi atas situasi masalah tersebut diantaranya dengan melakukan pendampingan kepada ibu-ibu rumah tangga istri nelayan yang ada di Desa Perupuk untuk mengelola limbah tersebut menjadi barang seni. Selain itu, kompetensi pengusul untuk bidang itu juga mumpuni, dibuktikan dengan Paten Sederhana yang dimiliki, Nomor Paten IDS000007535 berjudul Metode Pembuatan Barang Seni dan Kerajinan Berbasis Limbah Lokal. Mitra kegiatan adalah Kepala Desa Perupuk, Kabupaten Batubara. Lokasi mitra berjarak ± 120 km dari lokasi Unimed. Kegiatan kemitraan dilakukan selama 8 bulan. Metode pendekatan yang pada kegiatan ini adalah pendampingan dengan tahapan: a) Observasi dan analisis kebutuhan dengan melakukan audiensi kepada mitra kegiatan guna mengetahui berbagai hal yang dibutuhkan. b) Proses perancangan dalam rangka mempersiapkan segala hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan seperti pembuatan handout dan jadwal kegiatan. c) Implementasi kegiatan, yaitu: pendampingan, evaluasi, dan pemasaran produk. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan respon yang sangat positif dari masyarakat mitra, khususnya kelompok ibu rumah tangga istri nelayan. Dalam tahap implementasi, sebanyak 20 peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pelatihan pengolahan limbah biota laut hingga proses produksi barang seni. Peserta berhasil menciptakan berbagai produk kreatif seperti hiasan dinding berbahan dasar cangkang kerang, miniatur laut dari bintang laut kering, dan kerajinan tangan dari alga dan gabus laut yang bernilai estetika dan ekonomis. Produk-produk ini kemudian dipasarkan secara terbatas melalui kegiatan pameran desa serta media sosial komunitas lokal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah biota laut tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Authors

Publication Details

Journal
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Published
2025-11-05
Primary Topic
Coastal Management and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PENDAMPINGAN PEMBUATAN BARANG SENI ETNIS MELAYU BERBASIS IMBAH BIOTA LAUT HASIL TANGKAPAN NELAYAN BAGI PARA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PERUPUKKABUPATEN BATUBARA

Osberth Sinaga, Mariadi, Muslim, Dinul Islami et al.
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Coastal Management and Development
article

PENDAMPINGAN PEMBUATAN BARANG SENI ETNIS MELAYU BERBASIS IMBAH BIOTA LAUT HASIL TANGKAPAN NELAYAN BAGI PARA IBU RUMAH TANGGA DI DESA PERUPUKKABUPATEN BATUBARA

Osberth Sinaga, Mariadi, Muslim, Dinul Islami, Zaisun
article en

Abstract

Isu pencemaran lingkungan disebabkan limbah biota laut hasil tangkapan nelayan, seperti Bintang Laut, Cangkang Kerang, Alga, Gabus Laut, dan biota laut lainnya menjadi salah satu analisis situasi yang melatarbelakangi dilakukannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Perupuk Kabupaten Batubara. Solusi atas situasi masalah tersebut diantaranya dengan melakukan pendampingan kepada ibu-ibu rumah tangga istri nelayan yang ada di Desa Perupuk untuk mengelola limbah tersebut menjadi barang seni. Selain itu, kompetensi pengusul untuk bidang itu juga mumpuni, dibuktikan dengan Paten Sederhana yang dimiliki, Nomor Paten IDS000007535 berjudul Metode Pembuatan Barang Seni dan Kerajinan Berbasis Limbah Lokal. Mitra kegiatan adalah Kepala Desa Perupuk, Kabupaten Batubara. Lokasi mitra berjarak ± 120 km dari lokasi Unimed. Kegiatan kemitraan dilakukan selama 8 bulan. Metode pendekatan yang pada kegiatan ini adalah pendampingan dengan tahapan: a) Observasi dan analisis kebutuhan dengan melakukan audiensi kepada mitra kegiatan guna mengetahui berbagai hal yang dibutuhkan. b) Proses perancangan dalam rangka mempersiapkan segala hal terkait dengan pelaksanaan kegiatan seperti pembuatan handout dan jadwal kegiatan. c) Implementasi kegiatan, yaitu: pendampingan, evaluasi, dan pemasaran produk. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan respon yang sangat positif dari masyarakat mitra, khususnya kelompok ibu rumah tangga istri nelayan. Dalam tahap implementasi, sebanyak 20 peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pelatihan pengolahan limbah biota laut hingga proses produksi barang seni. Peserta berhasil menciptakan berbagai produk kreatif seperti hiasan dinding berbahan dasar cangkang kerang, miniatur laut dari bintang laut kering, dan kerajinan tangan dari alga dan gabus laut yang bernilai estetika dan ekonomis. Produk-produk ini kemudian dipasarkan secara terbatas melalui kegiatan pameran desa serta media sosial komunitas lokal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah biota laut tidak hanya menjadi solusi terhadap persoalan pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat pesisir.

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Openalex Percentile: Top 16%
Coastal Management and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.