OPTIMALISASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI DAN INFORMASI DITINGKAT DUSUN DENGAN PEMANFAATAN APLIKASI MY DUSUNKU DI KABUPATEN DELI SERDANG

Pengelolaan administrasi dan informasi di Desa Kolam dan Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan administrasi di tingkat dusun akibat keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya pelatihan perangkat desa. Permasalahan ini menyebabkan ketidakakuratan data, kesalahan dokumen, serta lambatnya pelayanan publik. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penerapan teknologi informasi melalui pengembangan aplikasi digital “My Dusunku” yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi, pelaporan kegiatan, dan pengelolaan anggaran secara efisien dan transparan. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan dan sosialisasi SOP, rancang bangun dan pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan, serta literasi digital kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas aparatur desa, akurasi data administrasi, dan efisiensi proses pelaporan. Selain itu, transparansi anggaran juga meningkat melalui fitur pemantauan dana oleh masyarakat. Keluaran kegiatan berupa laporan pengabdian, publikasi ilmiah dan media, serta hak cipta aplikasi. Simpulan menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi desa efektif meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan desa.

Authors

Publication Details

Journal
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Published
2025-11-05
Primary Topic
Local Governance and Development
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

OPTIMALISASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI DAN INFORMASI DITINGKAT DUSUN DENGAN PEMANFAATAN APLIKASI MY DUSUNKU DI KABUPATEN DELI SERDANG

Azizul Kholis, Jufri Darma, Haryadi, Dodi Pramana et al.
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Local Governance and Development
article

OPTIMALISASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI DAN INFORMASI DITINGKAT DUSUN DENGAN PEMANFAATAN APLIKASI MY DUSUNKU DI KABUPATEN DELI SERDANG

Azizul Kholis, Jufri Darma, Haryadi, Dodi Pramana, M.Fitri Ramadhana
article en

Abstract

Pengelolaan administrasi dan informasi di Desa Kolam dan Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan administrasi di tingkat dusun akibat keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya pelatihan perangkat desa. Permasalahan ini menyebabkan ketidakakuratan data, kesalahan dokumen, serta lambatnya pelayanan publik. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan penerapan teknologi informasi melalui pengembangan aplikasi digital “My Dusunku” yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi, pelaporan kegiatan, dan pengelolaan anggaran secara efisien dan transparan. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan dan sosialisasi SOP, rancang bangun dan pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan, serta literasi digital kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas aparatur desa, akurasi data administrasi, dan efisiensi proses pelaporan. Selain itu, transparansi anggaran juga meningkat melalui fitur pemantauan dana oleh masyarakat. Keluaran kegiatan berupa laporan pengabdian, publikasi ilmiah dan media, serta hak cipta aplikasi. Simpulan menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi desa efektif meningkatkan kualitas layanan publik dan tata kelola pemerintahan desa.

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 9%
Local Governance and Development
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.