A Review of Fungal-Derived Natural Dyes: Chemical Diversity and Multifaceted Health Benefits
\n
\nTinjauan Pewarna Alami dari Jamur: Keanekaragaman Kimia aan Beragam Manfaatnya Bagi Kesehatan

Zat warna telah digunakan secara luas di berbagai sektor industri mulai dari produksi makanan, obatobatan hingga tekstil. Secara umum zat warna dapat dibedakan menjadi dua yaitu sintetik dan alamiah yang berasal dari alam. Dalam perkembangannya, penggunaan zat warna sintetik memunculkan perdebatan terkait dengan keamanannya bagi kesehatan, potensi toksisitas, dan kasus pencemaran lingkungan. Hal
\ntersebut mendorong kajian yang lebih dalam terhadap sumber daya alam sebagai alternatif yang lebih aman untuk digunakan sebagai zat warna. Zat warna alam dapat bersumber dari tanaman, hewan, mikroba dan jamur. Beberapa tantangan pada pengembangan zat warna alami adalah variasi waktu produksi atau waktu panen yang sangat dipengaruhi oleh musim, cuaca, dan intensitas cahaya matahari. Hal ini dapat mempengaruhi stabilitas warna yang dihasilkan serta sifat fisikokimia, diantaranya kelarutan dan pH. Lebih jauh lagi, eksploitasi berlebihan dari sumber alam dapat berdampak pada ketidakseimbangan ekosistem yang berakibat kepunahan. Diantara sumber pewarna alami, zat warna dari jamur mempunyai potensi yang menjawab berbagai tantangan tersebut. Ulasan ini menitikberatkan zat warna alami yang berasal dari
\njamur mikro terutama dari kelas Ascomisetes dan keluarga Monascaceae, Trichocomaceae, dan Nectriaceae serta klasifikasinya berdasarkan struktur kimia. Zat warna alami dari jamur mikro memiliki potensi sebagai antioksidan, antibiotika, antidiabet, antikanker, antikolesterol, dan manfaatnya bagi kesehatan

Authors

Publication Details

Journal
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Published
2024-12-31
Primary Topic
Microbial Metabolism and Applications
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

A Review of Fungal-Derived Natural Dyes: Chemical Diversity and Multifaceted Health Benefits
\n
\nTinjauan Pewarna Alami dari Jamur: Keanekaragaman Kimia aan Beragam Manfaatnya Bagi Kesehatan

Krisyanti Budipramana, Vendra Setiawan, Ratih Ratih, Yanatra Budi Pramana
Ubaya Repository (University of Surabaya)
Microbial Metabolism and Applications
article

A Review of Fungal-Derived Natural Dyes: Chemical Diversity and Multifaceted Health Benefits
\n
\nTinjauan Pewarna Alami dari Jamur: Keanekaragaman Kimia aan Beragam Manfaatnya Bagi Kesehatan

Krisyanti Budipramana, Vendra Setiawan, Ratih Ratih, Yanatra Budi Pramana
article en

Abstract

Zat warna telah digunakan secara luas di berbagai sektor industri mulai dari produksi makanan, obatobatan hingga tekstil. Secara umum zat warna dapat dibedakan menjadi dua yaitu sintetik dan alamiah yang berasal dari alam. Dalam perkembangannya, penggunaan zat warna sintetik memunculkan perdebatan terkait dengan keamanannya bagi kesehatan, potensi toksisitas, dan kasus pencemaran lingkungan. Hal
\ntersebut mendorong kajian yang lebih dalam terhadap sumber daya alam sebagai alternatif yang lebih aman untuk digunakan sebagai zat warna. Zat warna alam dapat bersumber dari tanaman, hewan, mikroba dan jamur. Beberapa tantangan pada pengembangan zat warna alami adalah variasi waktu produksi atau waktu panen yang sangat dipengaruhi oleh musim, cuaca, dan intensitas cahaya matahari. Hal ini dapat mempengaruhi stabilitas warna yang dihasilkan serta sifat fisikokimia, diantaranya kelarutan dan pH. Lebih jauh lagi, eksploitasi berlebihan dari sumber alam dapat berdampak pada ketidakseimbangan ekosistem yang berakibat kepunahan. Diantara sumber pewarna alami, zat warna dari jamur mempunyai potensi yang menjawab berbagai tantangan tersebut. Ulasan ini menitikberatkan zat warna alami yang berasal dari
\njamur mikro terutama dari kelas Ascomisetes dan keluarga Monascaceae, Trichocomaceae, dan Nectriaceae serta klasifikasinya berdasarkan struktur kimia. Zat warna alami dari jamur mikro memiliki potensi sebagai antioksidan, antibiotika, antidiabet, antikanker, antikolesterol, dan manfaatnya bagi kesehatan

Ubaya Repository (University of Surabaya)
Openalex Percentile: Top 40%
Microbial Metabolism and Applications
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

A Review of Fungal-Derived Natural Dyes: Chemical Diversity and Multifaceted Health Benefits
\n
\nTinjauan Pewarna Alami dari Jamur: Keanekaragaman Kimia aan Beragam Manfaatnya Bagi Kesehatan — Krisyanti Budipramana, Vendra Setiawan, et al. · Ubaya Repository (University of Surabaya) (2024) | TGRS Research Map | TGRS