Manajemen perawatan gigi non-vital pada insisivus sentral maksila dengan apeks terbuka

Perawatan endodontik pada gigi anterior permanen non-vital dengan apeks terbuka merupakan tantangan bagi klinisi terkait dengan tidak adanya konstriksi apikal. Metode apeksifikasi dengan kalsium hidroksida membutuhkan waktu yang lama dan dapat melemahkan struktur dentin, sedangkan teknik apical plug dengan bahan biokeramik menawarkan hasil yang lebih prediktif dan efisien. Pasien perempuan berusia 20 tahun datang dengan keluhan perubahan warna pada gigi insisivus sentral kanan atas setelah mengalami trauma delapan tahun sebelumnya dan telah melakukan restorasi mandiri dengan bahan non-dental. Pemeriksaan klinis dan radiografis menunjukkan nekrosis pulpa dengan apeks yang terbuka disertai lesi periapikal. Perawatan dilakukan dengan pembentukan apical barrier menggunakan bioceramic putty, dilanjutkan obturasi saluran akar, preparasi pasak, insersi fiber post dengan semen resin adhesif, serta pembuatan inti komposit. Restorasi akhir berupa crown lithium disilikat dipasang dengan teknik sementasi adhesif. Evaluasi lima bulan menunjukkan tidak ada keluhan, pasien melaporkan kepuasan secara estetik, dan radiograf memperlihatkan tanda-tanda penyembuhan pada periapikal. Kombinasi apical plug dengan biokeramik, adhesi fiber post, dan crown lithium disilikat merupakan pendekatan konservatif sekaligus estetik yang dapat menjadi solusi pada manajemen gigi anterior non-vital dengan apeks terbuka.

Authors

Institutions

Publication Details

Journal
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM
Published
2025-12-31
DOI
https://doi.org/10.22146/mkgk.110827
Primary Topic
Endodontics and Root Canal Treatments
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Manajemen perawatan gigi non-vital pada insisivus sentral maksila dengan apeks terbuka

Melaniwati Melaniwati, Joseph Joseph, Ade Prijanti Dwisaptarini
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM
Endodontics and Root Canal Treatments
article

Manajemen perawatan gigi non-vital pada insisivus sentral maksila dengan apeks terbuka

Melaniwati Melaniwati, Joseph Joseph, Ade Prijanti Dwisaptarini
article en

Abstract

Perawatan endodontik pada gigi anterior permanen non-vital dengan apeks terbuka merupakan tantangan bagi klinisi terkait dengan tidak adanya konstriksi apikal. Metode apeksifikasi dengan kalsium hidroksida membutuhkan waktu yang lama dan dapat melemahkan struktur dentin, sedangkan teknik apical plug dengan bahan biokeramik menawarkan hasil yang lebih prediktif dan efisien. Pasien perempuan berusia 20 tahun datang dengan keluhan perubahan warna pada gigi insisivus sentral kanan atas setelah mengalami trauma delapan tahun sebelumnya dan telah melakukan restorasi mandiri dengan bahan non-dental. Pemeriksaan klinis dan radiografis menunjukkan nekrosis pulpa dengan apeks yang terbuka disertai lesi periapikal. Perawatan dilakukan dengan pembentukan apical barrier menggunakan bioceramic putty, dilanjutkan obturasi saluran akar, preparasi pasak, insersi fiber post dengan semen resin adhesif, serta pembuatan inti komposit. Restorasi akhir berupa crown lithium disilikat dipasang dengan teknik sementasi adhesif. Evaluasi lima bulan menunjukkan tidak ada keluhan, pasien melaporkan kepuasan secara estetik, dan radiograf memperlihatkan tanda-tanda penyembuhan pada periapikal. Kombinasi apical plug dengan biokeramik, adhesi fiber post, dan crown lithium disilikat merupakan pendekatan konservatif sekaligus estetik yang dapat menjadi solusi pada manajemen gigi anterior non-vital dengan apeks terbuka.

MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGMVol. 11(3)
Universitas Trisakti (ID)
Openalex Percentile: Top 24%
Endodontics and Root Canal Treatments
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.