PERANCANGAN BRAND RECRAVERY SEBAGAI WADAH INOVASI PRODUK DAUR ULANG BERBASIS LIMBAH PLASTIK DENGAN BIMBINGAN PT MULIA KARFA INDONESIA

Perkembangan kurikulum menuntut pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penelitian ini berfokus pada perancangan brand Recravery sebagai wadah inovasi produk daur ulang berbasis limbah plastik dengan pendampingan PT Mulia Karfa Indonesia. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya timbulan limbah plastik di Provinsi Bali yang berdampak pada lingkungan dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah merancang brand dan produk daur ulang, serta sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah plastik. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, eksplorasi material limbah plastik, perancangan identitas visual, pengembangan produk merchandise berupa gantungan kunci, serta perancangan media pendukung branding. Hasil perancangan berupa brand Recravery dan prototipe gantungan kunci bertema Cultoure yang menggabungkan nilai estetika, fungsional, dan keberlanjutan, serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah berkelanjutan dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis daur ulang. Kata kunci: perancangan brand, Recravery, daur ulang limbah plastik, desain komunikasi visual, produk berkelanjutan.

Authors

Publication Details

Journal
ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Published
2026-02-03
Primary Topic
Waste Management and Recycling
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

PERANCANGAN BRAND RECRAVERY SEBAGAI WADAH INOVASI PRODUK DAUR ULANG BERBASIS LIMBAH PLASTIK DENGAN BIMBINGAN PT MULIA KARFA INDONESIA

Larry Julianto I Nyoman, Sastra Diputra I Wayan Wikan, Mutiarani Rizkita Ayu
ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Waste Management and Recycling
article

PERANCANGAN BRAND RECRAVERY SEBAGAI WADAH INOVASI PRODUK DAUR ULANG BERBASIS LIMBAH PLASTIK DENGAN BIMBINGAN PT MULIA KARFA INDONESIA

Larry Julianto I Nyoman, Sastra Diputra I Wayan Wikan, Mutiarani Rizkita Ayu
article en

Abstract

Perkembangan kurikulum menuntut pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penelitian ini berfokus pada perancangan brand Recravery sebagai wadah inovasi produk daur ulang berbasis limbah plastik dengan pendampingan PT Mulia Karfa Indonesia. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya timbulan limbah plastik di Provinsi Bali yang berdampak pada lingkungan dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah merancang brand dan produk daur ulang, serta sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah plastik. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, eksplorasi material limbah plastik, perancangan identitas visual, pengembangan produk merchandise berupa gantungan kunci, serta perancangan media pendukung branding. Hasil perancangan berupa brand Recravery dan prototipe gantungan kunci bertema Cultoure yang menggabungkan nilai estetika, fungsional, dan keberlanjutan, serta diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah berkelanjutan dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis daur ulang. Kata kunci: perancangan brand, Recravery, daur ulang limbah plastik, desain komunikasi visual, produk berkelanjutan.

ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Openalex Percentile: Top 65%
Waste Management and Recycling
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.