Potensi senyawa caffeic acid sebagai antivirus SARS-Cov-2: pendekatan network pharmacology dan in vitro (sertifikat hak cipta)

Infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome-Coronavirus-2 (SARS CoV-2) telah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO. Virus ini sangat patogen dan terutama mempengaruhi sel-sel saluran pernapasan, menyebabkan penyakit pernapasan yang dapat berkembang menjadi patologi yang parah, bahkan mengancam jiwa. Caffeic acid, senyawa polifenol yang banyak ditemukan dalam kopi dan tanaman lainnya, menunjukkan aktivitas antivirus yang menjanjikan terhadap berbagai virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas caffeic acid sebagai antivirus SARS-CoV-2. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan network pharmacology dan metode in vitro dengan plaque assay dan PCR. Hasil penelitian ini akan mendapatkan nilai Concentration cytotoxicity 50 (CC50), Inhibitory Concentration 50 (IC50), dan Selectivity index (SI), serta gen-gen yang menjadi target kerja caffeic acid pada infeksi SARS-CoV-2. Gen ACE, TNF, NLRP3, C3, ACE2, CCL3, AGT, CCL2, dan SELE adalah target kerja caffeic acid pada infeksi SARS-CoV-2 dengan pendekatan Network Pharmacology. Caffeic acid menunjukkan aktivitas antivirus yang lemah terhadap SARS-CoV-2 secara in vitro, dengan IC50 sebesar 278 µM dan SI > 1, yang menunjukkan aktivitas lemah menurut standar skrining antivirus dan potensi farmakologis yang rendah. Jalur yang diprediksi mungkin memang merupakan target yang valid, tetapi caffeic acid tidak secara spesifik memengaruhi mekanisme yang berkontribusi terhadap respons antivirus. Aktivitas lemah yang terukur mungkin disebabkan oleh interaksi non-spesifik dan bukan jalur yang ditargetkan oleh prediksi.

Authors

Publication Details

Journal
Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Published
2025-11-14
Primary Topic
Bee Products Chemical Analysis
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Potensi senyawa caffeic acid sebagai antivirus SARS-Cov-2: pendekatan network pharmacology dan in vitro (sertifikat hak cipta)

Adita Ayu Permanasari, Putri Wulan Akbar, Aditya Surya Pranata, Avin Ainur Fitrianingsih et al.
Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Bee Products Chemical Analysis
article

Potensi senyawa caffeic acid sebagai antivirus SARS-Cov-2: pendekatan network pharmacology dan in vitro (sertifikat hak cipta)

Adita Ayu Permanasari, Putri Wulan Akbar, Aditya Surya Pranata, Avin Ainur Fitrianingsih, Riskiyah Riskiyah
article en

Abstract

Infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome-Coronavirus-2 (SARS CoV-2) telah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO. Virus ini sangat patogen dan terutama mempengaruhi sel-sel saluran pernapasan, menyebabkan penyakit pernapasan yang dapat berkembang menjadi patologi yang parah, bahkan mengancam jiwa. Caffeic acid, senyawa polifenol yang banyak ditemukan dalam kopi dan tanaman lainnya, menunjukkan aktivitas antivirus yang menjanjikan terhadap berbagai virus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas caffeic acid sebagai antivirus SARS-CoV-2. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan network pharmacology dan metode in vitro dengan plaque assay dan PCR. Hasil penelitian ini akan mendapatkan nilai Concentration cytotoxicity 50 (CC50), Inhibitory Concentration 50 (IC50), dan Selectivity index (SI), serta gen-gen yang menjadi target kerja caffeic acid pada infeksi SARS-CoV-2. Gen ACE, TNF, NLRP3, C3, ACE2, CCL3, AGT, CCL2, dan SELE adalah target kerja caffeic acid pada infeksi SARS-CoV-2 dengan pendekatan Network Pharmacology. Caffeic acid menunjukkan aktivitas antivirus yang lemah terhadap SARS-CoV-2 secara in vitro, dengan IC50 sebesar 278 µM dan SI > 1, yang menunjukkan aktivitas lemah menurut standar skrining antivirus dan potensi farmakologis yang rendah. Jalur yang diprediksi mungkin memang merupakan target yang valid, tetapi caffeic acid tidak secara spesifik memengaruhi mekanisme yang berkontribusi terhadap respons antivirus. Aktivitas lemah yang terukur mungkin disebabkan oleh interaksi non-spesifik dan bukan jalur yang ditargetkan oleh prediksi.

Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Good health and well-being
Openalex Percentile: Top 26%
Bee Products Chemical Analysis
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.