REVITALISASI PENDIDIKAN DI DAERAH TERPENCIL: PENDEKATAN INOVATIF PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DESA KUALA BERINGIN KECAMATAN KUALUH HULU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA

Artikel ini membahas hasil pengabdian masyarakat dengan tujuan merevitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah daerah terpencil di Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Latar belakang dari program pengabdian ini adalah minimnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif oleh guru, serta interaksi yang terbatas antara siswa. Pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga kunjungan ke empat sekolah dasar: SD Negeri 112297 Ramean, SD Muhammadiyah 3 Kuala Beringin, SD Negeri 118423 Bulu Inas, dan MIS Manahilul Irfan. Setiap kunjungan memiliki fokus berbeda, mulai dari identifikasi kebutuhan dan pelatihan guru hingga monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan guru untuk menerapkan pembelajaran diferensiasi dan kolaboratif serta pemanfaatan alat bantu belajar dari alam sekitar. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan siswa, peningkatan pemahaman konsep, dan kemampuan kerja sama. Di SD Negeri 112297 Ramean, pembelajaran diferensiasi berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap bangun datar, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan tambahan. SD Muhammadiyah 3 Kuala Beringin berhasil menerapkan pembelajaran kolaboratif dengan siswa yang lebih tua memimpin kelompok, meski masih ada siswa yang membutuhkan lebih banyak bimbingan. Sementara itu, di SD Negeri 118423 Bulu Inas dan MIS Manahilul Irfan, penggunaan alat bantu dari alam sekitar membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep geometri. Tantangan yang dihadapi dalam program ini termasuk menjaga keterlibatan siswa yang lebih lambat dan memastikan alat bantu pembelajaran digunakan secara efektif. Guru menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran melalui pelatihan berkelanjutan. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa revitalisasi pembelajaran di daerah terpencil dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan, terutama melalui pemberdayaan guru dan penggunaan sumber daya lokal. Rekomendasi ke depan mencakup peningkatan sarana dan prasarana sekolah serta pelatihan lanjutan bagi guru untuk memastikan keberlanjutan program ini.

Authors

Publication Details

Journal
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Published
2024-12-01
Primary Topic
Educational Methods and Outcomes
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

REVITALISASI PENDIDIKAN DI DAERAH TERPENCIL: PENDEKATAN INOVATIF PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DESA KUALA BERINGIN KECAMATAN KUALUH HULU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA

Abil Medan, Fajar Apollo Sinaga, Elmanani Simamora, Budi Halomoan Siregar et al.
Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Educational Methods and Outcomes
article

REVITALISASI PENDIDIKAN DI DAERAH TERPENCIL: PENDEKATAN INOVATIF PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DESA KUALA BERINGIN KECAMATAN KUALUH HULU KABUPATEN LABUHANBATU UTARA

Abil Medan, Fajar Apollo Sinaga, Elmanani Simamora, Budi Halomoan Siregar, Tiur Malasari Siregar, Muliawan Firdaus
article en

Abstract

Artikel ini membahas hasil pengabdian masyarakat dengan tujuan merevitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah daerah terpencil di Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Latar belakang dari program pengabdian ini adalah minimnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, kurangnya penerapan model pembelajaran inovatif oleh guru, serta interaksi yang terbatas antara siswa. Pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga kunjungan ke empat sekolah dasar: SD Negeri 112297 Ramean, SD Muhammadiyah 3 Kuala Beringin, SD Negeri 118423 Bulu Inas, dan MIS Manahilul Irfan. Setiap kunjungan memiliki fokus berbeda, mulai dari identifikasi kebutuhan dan pelatihan guru hingga monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pelatihan guru untuk menerapkan pembelajaran diferensiasi dan kolaboratif serta pemanfaatan alat bantu belajar dari alam sekitar. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterlibatan siswa, peningkatan pemahaman konsep, dan kemampuan kerja sama. Di SD Negeri 112297 Ramean, pembelajaran diferensiasi berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap bangun datar, meskipun beberapa siswa masih memerlukan bimbingan tambahan. SD Muhammadiyah 3 Kuala Beringin berhasil menerapkan pembelajaran kolaboratif dengan siswa yang lebih tua memimpin kelompok, meski masih ada siswa yang membutuhkan lebih banyak bimbingan. Sementara itu, di SD Negeri 118423 Bulu Inas dan MIS Manahilul Irfan, penggunaan alat bantu dari alam sekitar membantu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep geometri. Tantangan yang dihadapi dalam program ini termasuk menjaga keterlibatan siswa yang lebih lambat dan memastikan alat bantu pembelajaran digunakan secara efektif. Guru menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran melalui pelatihan berkelanjutan. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa revitalisasi pembelajaran di daerah terpencil dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan, terutama melalui pemberdayaan guru dan penggunaan sumber daya lokal. Rekomendasi ke depan mencakup peningkatan sarana dan prasarana sekolah serta pelatihan lanjutan bagi guru untuk memastikan keberlanjutan program ini.

Digital Repository Universitas Negeri Medan (Universitas Negeri Medan)
Quality Education
Openalex Percentile: Top 19%
Educational Methods and Outcomes
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.