Peran Pola Asuh Keluarga dan Keharmonisan Pertemanan dalam Menunjang Kesehatan Mental Remaja
Kesehatan mental remaja merupakan isu penting dalam perkembangan psikososial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini menyoroti dua faktor kunci yang berperan signifikan, yaitu pola asuh keluarga dan keharmonisan pertemanan. Keluarga, sebagai lingkungan sosial pertama, memberikan fondasi berupa rasa aman, nilai-nilai, dan dukungan emosional. Pola asuh demokratis yang hangat dan suportif terbukti efektif dalam meningkatkan harga diri, regulasi emosi, serta keterampilan sosial remaja. Di sisi lain, hubungan pertemanan yang harmonis menjadi arena penting bagi pembentukan identitas dan resiliensi psikologis. Dukungan teman sebaya mampu melindungi remaja dari risiko kesepian, isolasi sosial, serta kerentanan terhadap kecemasan dan depresi. Temuan literatur menunjukkan bahwa sinergi antara pola asuh suportif dan pertemanan sehat menghasilkan ketahanan psikologis yang lebih kuat, sehingga remaja lebih siap menghadapi tekanan akademik maupun sosial. Implikasi praktis dari kajian ini adalah pentingnya intervensi berbasis keluarga dan sekolah melalui edukasi pola asuh demokratis, pelatihan keterampilan sosial, serta program peer support yang saling melengkapi. Dengan demikian, kesehatan mental remaja dapat dipelihara secara komprehensif melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial yang lebih luas
Authors
- Yusuf Ratu Agung (ORCID: https://orcid.org/0000-0003-1187-7214)
- Rika Fuaturosida
- Yahya Yahya
Publication Details
- Journal
- Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
- Published
- 2025-09-01
- Primary Topic
- Adolescent Health and Behaviors
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00