MOISM STUDIO MENCIPTAKAN BRAND IDENTITY RESTO DAN BAR UNTUK BARLINA DI SEMINYAK

Laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan Magang/Praktik Kerja yang dilaksanakan di Moism Studio, sebuah studio kreatif yang bergerak di bidang branding dan komunikasi visual. Selama masa magang, penulis terlibat langsung dalam proyek pengembangan brand identity untuk Barlina, sebuah resto dan bar yang berlokasi di Seminyak, Bali, dengan konsep tropical living lifestyle. Kegiatan magang mencakup alih pengetahuan, keterampilan, dan teknologi, mulai dari pengumpulan data, penyusunan strategi visual, hingga implementasi desain yang berbasis client-based dan user-oriented. Penulis menerapkan teori yang diperoleh dari mata kuliah Desain Komunikasi Visual ke dalam praktik profesional, termasuk dalam perancangan elemen visual seperti logo, tipografi, ilustrasi, palet warna, hingga media sosial. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif bersama mentor dan klien, sehingga menghasilkan solusi desain yang komunikatif dan sesuai dengan karakter brand. Melalui kegiatan ini, penulis memperoleh pemahaman praktis tentang strategi branding dan penguatan daya tarik visual terhadap target pasar secara lebih terarah dan aplikatif. Kata kunci: brand identity, komunikasi visual, strategi branding.

Authors

Publication Details

Journal
ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Published
2025-09-04
Primary Topic
Graphic Design and Typography
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

MOISM STUDIO MENCIPTAKAN BRAND IDENTITY RESTO DAN BAR UNTUK BARLINA DI SEMINYAK

Halomoan Marpaung Gilbert, Udayana A.A Gde Bagus, Rini Astuti Ni Ketut
ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Graphic Design and Typography
article

MOISM STUDIO MENCIPTAKAN BRAND IDENTITY RESTO DAN BAR UNTUK BARLINA DI SEMINYAK

Halomoan Marpaung Gilbert, Udayana A.A Gde Bagus, Rini Astuti Ni Ketut
article en

Abstract

Laporan ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan Magang/Praktik Kerja yang dilaksanakan di Moism Studio, sebuah studio kreatif yang bergerak di bidang branding dan komunikasi visual. Selama masa magang, penulis terlibat langsung dalam proyek pengembangan brand identity untuk Barlina, sebuah resto dan bar yang berlokasi di Seminyak, Bali, dengan konsep tropical living lifestyle. Kegiatan magang mencakup alih pengetahuan, keterampilan, dan teknologi, mulai dari pengumpulan data, penyusunan strategi visual, hingga implementasi desain yang berbasis client-based dan user-oriented. Penulis menerapkan teori yang diperoleh dari mata kuliah Desain Komunikasi Visual ke dalam praktik profesional, termasuk dalam perancangan elemen visual seperti logo, tipografi, ilustrasi, palet warna, hingga media sosial. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif bersama mentor dan klien, sehingga menghasilkan solusi desain yang komunikatif dan sesuai dengan karakter brand. Melalui kegiatan ini, penulis memperoleh pemahaman praktis tentang strategi branding dan penguatan daya tarik visual terhadap target pasar secara lebih terarah dan aplikatif. Kata kunci: brand identity, komunikasi visual, strategi branding.

ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar)
Openalex Percentile: Top 9%
Graphic Design and Typography
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

MOISM STUDIO MENCIPTAKAN BRAND IDENTITY RESTO DAN BAR UNTUK BARLINA DI SEMINYAK — Halomoan Marpaung Gilbert, Udayana A.A Gde Bagus, et al. · ISI Denpasar - Institutional Repository (Institut Seni Indonesia Denpasar) (2025) | TGRS Research Map | TGRS