Model Pengembangan Kurikulum Kewirausahaan Berorientasi OBE untuk Membentuk Kompetensi Kewirausahaan Mahasiswa: Best Practices Perguruan Tinggi di Asia Tenggara (sertifikat hak cipta)
Kompetensi kewirausahaan merupakan kompetensi kerja terbaik yang harus dimiliki oleh setiap lulusan perguruan tinggi, sebab kompetensi kewirausaan terbukti mampu mendukung tercapainya pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan kesempatan mendapatkan pekerjaan yang layak. Belajar dari pengalaman perguruan tinggi yang terbukti berhasil membekali kompetensi kewirausahaan mahasiswa sangat penting untuk dilakukan untuk ditemukan model pengembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkontruksi model pengembangan kurikulum kewirausahaan berorientasi OBE untuk membentuk kompetensi kewirausahaan mahasiswa, mencakup dari aktivitas perumusan capaian pembelajaran lulusan sampai dengan proses evaluasi pembelajaran dilakukan. Data primer seperti peristiwa pelaksanaan perkuliahan, praktik-praktik kewirausahaan akan diobservasi dengan cermat; pengalaman-pengalaman aktor yang terlibat dalam kegiatan pelaksanaan kegiatan kewirausahaan akan diungkap melalui wawancara dan focus group discussion; sedangkan data sekunder berupa naskah pedoman pendidikan, naskah kurikulum kewirausahaan, rencana perkuliahan semester, berita di media sosial yang terkait dikumpulkan melalui studi dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan pola kondensasi data, penyajian data dan penarikan simpulan yang dilakukan selama proses pengumpulan data. Untuk memastikan keabsahan temuan digunakan trianggulasi sumber dan Teknik pengumpulan data. Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan model pengembangan kurikulum kewirausahaan berorientasi OBE untuk membentuk kompetensi kewirausahaan mahasiswa dilakukan dengan (1) aktivitas perumusan capaian pembelajaran lulusan memperhatikan kebutuhan profil lulusan dengan memberikan alternatif wirausaha bidang keilmuan program studi sehingga memunculkan mata kuliah yang mengintegrasikan kewirausahaan dengan keilmuan program studi, (2) pembelajaran dilakukan dengan memberikan kesempatan mahasiswa (tim) melakukan studi lapangan untuk keperluan menyususn rencana bisnis dengan bimbingan dosen/mentor/praktisi bisnis, dan (3) evaluasi pembelajaran dilakukan dengan secara komprensif mencakup aspek sikap dan nilai, pengetahuan dan keterapilan dengan jenis penilaian yang beragam dari beragam sumber seperti ujian tulis, ujian lisan/presentasi, dan produk rencana bisnis.
Authors
- Alfiana Yuli Efiyanti (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-5193-4802)
- Harir Mubarok (ORCID: https://orcid.org/0000-0002-6949-4286)
- Wahidmurni Wahidmurni
Publication Details
- Journal
- Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
- Published
- 2025-11-28
- Primary Topic
- Vocational and Entrepreneurial Education
- Type
- article
- Field-Weighted Citation Impact
- 0.00