Tantangan akuisisi nasabah di wilayah barat sungai brantas: Studi kasus BSI KCP Kediri bandar

Penelitian ini membahas tantangan akuisisi nasabah pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kediri Bandar setelah relokasinya ke wilayah barat Sungai Brantas. Relokasi ini membuka peluang baru karena cabang tersebut menjadi satu-satunya kantor BSI di wilayah tersebut, namun juga menghadirkan kendala dalam memperluas basis nasabah baru. Meskipun terjadi peningkatan pembukaan rekening baru sekitar 20 rekening per bulan, mayoritas nasabah yang dilayani masih merupakan nasabah lama dari lokasi sebelumnya. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi masyarakat terhadap produk perbankan syariah, dominasi transaksi administratif dibandingkan akuisisi nasabah baru, serta kebutuhan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Untuk menjawab hal tersebut, BSI KCP Kediri Bandar mengembangkan strategi melalui edukasi langsung, kerja sama dengan komunitas lokal, serta pemanfaatan media digital. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya kombinasi pendekatan sosial, edukasi, dan pemasaran adaptif dalam memperkuat posisi BSI di wilayah baru, serta membuka peluang jangka panjang bagi pertumbuhan perbankan syariah di Kediri.

Authors

Publication Details

Journal
Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Published
2025-09-16
Primary Topic
Islamic Finance and Banking Studies
Type
article
Field-Weighted Citation Impact
0.00
Controls
|||
ALL TIME
JAN
FEB
MAR
APR
MAY
JUN
JUL
AUG
SEP
OCT
article

Tantangan akuisisi nasabah di wilayah barat sungai brantas: Studi kasus BSI KCP Kediri bandar

Guntur Kusuma Wardana, Haura Awalin Nurista Devi
Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Islamic Finance and Banking Studies
article

Tantangan akuisisi nasabah di wilayah barat sungai brantas: Studi kasus BSI KCP Kediri bandar

Guntur Kusuma Wardana, Haura Awalin Nurista Devi
article en

Abstract

Penelitian ini membahas tantangan akuisisi nasabah pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Kediri Bandar setelah relokasinya ke wilayah barat Sungai Brantas. Relokasi ini membuka peluang baru karena cabang tersebut menjadi satu-satunya kantor BSI di wilayah tersebut, namun juga menghadirkan kendala dalam memperluas basis nasabah baru. Meskipun terjadi peningkatan pembukaan rekening baru sekitar 20 rekening per bulan, mayoritas nasabah yang dilayani masih merupakan nasabah lama dari lokasi sebelumnya. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi masyarakat terhadap produk perbankan syariah, dominasi transaksi administratif dibandingkan akuisisi nasabah baru, serta kebutuhan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Untuk menjawab hal tersebut, BSI KCP Kediri Bandar mengembangkan strategi melalui edukasi langsung, kerja sama dengan komunitas lokal, serta pemanfaatan media digital. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya kombinasi pendekatan sosial, edukasi, dan pemasaran adaptif dalam memperkuat posisi BSI di wilayah baru, serta membuka peluang jangka panjang bagi pertumbuhan perbankan syariah di Kediri.

Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton)
Openalex Percentile: Top 19%
Islamic Finance and Banking Studies
AI Navigator

Ask Laika to Summarize, Analyze, and Connect papers live on the map.

Summarize Papers & Methodologies

Extract key findings, datasets, and comparative methods across publications.

Benchmark Rankings & Visual Analytics

Rank top research institutions, authors, funders, topics, and journals by Field-Weighted Citation Impact (FWCI) and paper volume with instant charts.

Connect Distant Disciplines

Bridge topological clusters on the map to find hidden collaborative intersections.

Tantangan akuisisi nasabah di wilayah barat sungai brantas: Studi kasus BSI KCP Kediri bandar — Guntur Kusuma Wardana, Haura Awalin Nurista Devi · Research Repository Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (University of Southampton) (2025) | TGRS Research Map | TGRS